BAB III

Kamis, 13 Agustus 2009

BAB III

PERAN RUMAH BELAJAR GANECHA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AGAMA ISLAM ANAK DI DESA JOLONTORO SAPURAN WONOSOBO TAHUN 2009


      1. Keadaan Umum Rumah Belajar Ganecha

        1. Sejarah Berdirinya Rumah Belajar Ganecha

Rumah belajar ganecha berawal dari perpustakaan yang didirikan oleh ibu-ibu PKK didesa Jolontoro pada tahun2003.Melihat perkembangan zaman yang semakin maju para ibu-ibu PKK tergugah hatinya untuk meninkatkan sumber daya manusia (SDM),disegla bidang ,dengan memberikan bimbingan kepada semua lapisan masyarakat.Hal itu terinspirasi dengan didirikanya perpustakan.Akan tetapi pada tahun 2005,perpustakaan ibu-ibu PKK diserahkan kepada otganisasi pemuda karang taruna untuk dikelola dengan harapan menjadi perpustakaaan yang lebih maju dan berkembang,dan yang menjadi inspirasi ibu-ibu PKK bisa terealisasikan.

Pada tahun 2005 itu juga perpustakan ibu-ibu PKK diubah namanya menjadi perpustakan ganecha namanya tersebut diambil karena mempunyia makna yang berkaitan dengan pendidikan.Kemudian untuk memajukan perpustakaan para pemuda menambahkan koleksi pustakanya,yang tadinya hanya koleksi buku saja kemudian ditambah lagi dengan audio visual dan permainan anak untuk mengembang kan kreativitas dan memperluas pengetahuan.Ditahun 2006 perpustakaan ganecha mendapatkan kesempatan mengikuti omba perpustakaan tingkat kabupaten untuk mewakili Kecamatan Sapuran.Pada kesempatan itu perpustakkaan ganecha berhasil mendapatkan anugarah peringkat pertama.

Sampai pada bulan September 2006 perpustakaan Ganecha meningkatkan pelayanan dengan mendirikan rumah belajar

Ganecha.Rumah belajar Ganecha berperan sebagai wadah semua kegiatan bimbingan belajar untuk semua lapisan masyarakat.

Pada tahun 2007 Rumah Belajar Ganecha kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba rumah belajar tingkst Provinsi tingkat Jawa Tengah,guna mewakili Kabupaten Wonosobo.Pada kesempatan itu pula Rumah Belajar Ganecha mampu meraih juara 1.Dan juga telah berhasil mangantarkan peserta didiknya meraih prestasi,baik tingkat kecamatan maupun kabupaten dalam hal pendidikan agama maupun umum.Sehingga saat ini peserta didik tidak hanya dari masyarakat Jolontoro saja melainkan dari luarpun juga ada.

        1. Letak Geografis

Rumah belajar ganecha terletak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo,Rumah Belajar Ganecha letaknya cukup strategis karena berada dikomplek kantor kepala desa dan MI Islamiyah Jolontoro yang berada dipintu masuk Desa Jolontoro yang berjarak 500 m dari kecamatan.Adapun batas-batas

Utara : Desa Sedayu

Selatan : Desa Karang Sari

Timur : Desa Sapuran

Barat : Desa Tanjung Sari Deso

        1. Keadaan Pengajar dan Peserta Didik

Berikut ini ustadz dan uztadzah di TPQ :

  1. M. Toha

  2. M. Suyuti

  3. Rochidin

  4. A. Sabiqi

  5. Suwarno

  6. Herifanto

  7. Mukharom

  8. ‘Afiyah

  9. Heru Lusantriyah

  10. Nur Chanisa

  11. Siti Fatimah

  12. Pujiyanti

  13. Rukayah

NO

NAMA

ALAMAT

TEMPAT/TGL.LAHIR

URUT

INDUK

1

0001

FITRIYAH

Jolontoro

Wonosobo,03-04-1993

2

0002

YOGI PANGESTU

Jolontoro

Wonosobo,20-01-1996

3

0003

A. CHUSAINI

Jolontoro

Wonosobo,03-17-1999

4

0004

RUKIYAH

Jolontoro

Wonosobo,11-01-1995

5

0005

MUQFI ULINUHA

Jolontoro

Wonosobo,06-15-1998

6

0006

RIDHO AMIN

Jolontoro

Wonosobo,29-05-1998

7

0007

SLAMET CHOFIDHIN

Jolontoro

Wonosobo,03-10-1999

8

0008

FARID L. KHUSNA

Jolontoro

Wonosobo,01-02-2000

9

0009

HESTI ASTARI

Jolontoro

Wonosobo,23-11-1999

10

0010

IRHAS SATIVA

Jolontoro

Wonosobo,22-06-1998

11

0011

LAILI FARDHIAH

Jolontoro

Wonosobo,18-08-1998

12

0012

RIZKA MAFTUHAH

Jolontoro

Wonosobo,14-03-2000

13

0013

MUSTAGFIRI ASROR

Jolontoro

Wonosobo,01-03-1999

14

0014

M. JUNIANTO

Jolontoro

Wonosobo,04-06-1998

15

0015

FANI AININ.N

Jolontoro

Wonosobo,15-01-2001

16

0016

HANUNG ROYAN.A

Jolontoro

Wonosobo,22-10-1997

17

0017

AGUNG YOGA B.

Jolontoro

Wonosobo,03-09-1995

18

0018

NIATI INDAH S.

Jolontoro

Wonosobo,15-09-1995

19

0019

MAT AZIZ

Jolontoro

Wonosobo,01-07-1997

20

0020

ALI AKBAR

Jolontoro

Wonosobo,01-05-1999

21

0021

NUR ANISAH

Jolontoro

Wonosobo,22-12-1999

22

0022

YAYIK SETIYANINGSIH

Jolontoro

Wonosobo,19-05-1999










        1. Struktur Organisasi

LKMD


Penasehat

Kepala Desa Jolontoro


BPD





Perpustakaan

Nur Chamid



Sekretaris

Ria Heri

Bendahara

Isfansona





PELAYANAN




PENGOLAHAN


PENGADAAN





KORDINATOR RB

Yun Haris


Keagamaan




Ketrampilan


Kursus




Pengjian Remja Putri

Chotimatun


Bhs.Inggris

Zun Haris

Budi daya Ikan lele

Zamyuri





Kebun Gizi

PKK


Protokoler

Bambang Rizanto

Pengajian Ibu-ibu

Laminah

Budidaya Strowberi

karnoto

TPQ

Rochidin

Bimbingan Belajar

Nur Chamid






        1. Keadaan Sarana Prasarana

Rumah Belajar Ganecha mempunyai beberapa sarana dan prasarana yang menunjang bimbingan belajar diantaranya :

          1. Gedung terdiri dari 12 ruang

          2. Alat peraga berupa

            1. Buku-buku bacaan

            2. Komputer

            3. Papan tulis

            4. Mading

            5. Mesin jahit

            6. Globe

            7. Papabn Catur

            8. Alat Olah Raga

            9. TV

            10. Tape Recorder

            11. VCD,dan lain-lain

          3. Kamar 4 ruang

          4. Lapangan Bulu Tangkis

          5. Lahan Pembibitan Ikan Lele

          6. Lahan Pembibitan Albasia

          7. Lahan Pembibitan Strowberi

          8. Lahan Toga (Taanaman Obat Keluarga)


      1. Keadaan Khusus Rumah Belajar Ganecha

1. Pelaksanaan Bimbingan Belajar

Rumah belajar Ganecha mempunyai banyak sekali bimbingan belajar yang digunakan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Diantaranya adalah:

  1. meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)

  2. Memudahkan masyarakat memperoleh akses sumber belajar yang berkaitan dengan agama Islam.

  3. Meningkatkan rasa cinta terhadap agama Islam

Dengan adanya kegiatan bimbingan tersebut diharapkan minat belajar agama Islam anak semakin meningkat.

Adapun teknik pelaksanaan bimbingan belajar di Rumah Belajar Ganecha Desa Jolontoro, kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo adalah sebagai berikut:

  1. Bimbingan belajar dilakukan setiap hari.

  2. Bimbingan belajar diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Jolontoro.

  3. Program bimbingan belajar dilakukan secara bertahap, dengan melihat kriteria peserta bimbingan.

  4. Semua lapisan masyarakat dapat mengikuti semua program bimbingan belajar tanpa adanya batasan.

  5. Program bimbingan belajar dikenakan biaya per minggu, agar bimbingan belajar berjalan lancar.

Untuk meningkatkan minat belajar agama Islam anak, Rumah Belajar Ganecha mempunyai program yang dikenal dengan nama TPQ (Taman Pendidikan Quran), karena didalam TPQ terdapat pelajaran yang berkaitan dengan agama Islam. Dengan pelajaran itulah nantinya anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berjiwa Islam. Adapun pelajaran yang yang diajarkan dalam TPQ antara lain:

        1. Fiqih dasar

        2. Aqidah Akhlak

        3. Sejarah Kebudayaan Islam

        4. Bahasa Arab

        5. Doa-doa harian

        6. Hafalan surat-surat pendek

g. Pelajaran kitab kuning (Fasolatan, Alala, Albarjanji, Wasoya, Sangadah, Jurumiyah, Safinah).

h. Baca Tulis Al-Quran (BTQ) atau tajwid.

Adapun beberapa bimbingan belajar yang diberikan antara lain:

1). Perpustakaan

Perpustakaan adalah tempat layanan peminjaman buku-buku, yang juga berfungsi sebagai tempat belajar dan menambah ilmu pengetahuan. Perpustakaan sendiri diperuntukkan bagi semua masyarakat tanpa batas usia, golongan, jenis kelamin dan lain-lain.

2). Kursus Bahasa Inggris

Kursus bahasa inggris adalah layanan untuk balajar bahasa inggris. Dengan adanya kursus bahasa Inggris di rumah belajar Ganesha Jolontoro diharapkan dapat membantu anak-anakyang mengalami kesulitan belajar dalam hal pengauasaan bahasa Inggris. Adapu anak-anak yang mengikuti program ini adalah anak-anak SMP, baik anak-anak dari Desa Jolontoro maupun dari luar Desa Jolontoro.

3). Kursus komputer

Kursus komputer adalah program layanan belajar untuk penguasaan komputer. Dalam program ini, peserta dikenalkan pada berbagai macam teknis program komputer. Program ini diikuti oleh anak usia SD sampai SMP baik anak-anak dari desa Jolontoro maupun dari luar desa Jolontoro.

4). Pranoto Adicoro

Pranoto Adicoro adalah progrm layanan untuk balajar manjadi seorang pembawa acara dalam semua keggiatan. Program pranoto adicoro ini diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan bekal praktis pranoto adicoro, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan di masyarakat dan dapat mengajarkan tata karma bahasa Jawa yang baik dan benar, juga ikut serta dalam usaha melestarikan budaya jawa yang merupakan salah satu budaya di Indonesia.

  1. Pelatihan Catur

Pelatihan Catur dalah layanan untuk lebih menguasai permainan catur. Dengan program ini diharapkan peserta dapat menyalurkan bakat dan meningkatkan kesabaran, kecermatan, dan ketelitian dalam mengambil keputusan untuk dilaksanakan. Juga merupakan olahraga otak agar senantiasa bijak dalam berfikir.

  1. Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD.

Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD adalah program bimbingan untuk siswa kelas 3-6 SD/MI agar dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan mereka dalam engerjakan pekerjaan rumah. Walaupun hanya bersifat sebagai program pendamping, namun diharapkan program ini dapat meningkatkan prestasi siswa, khususnya siswa SD/MI.

  1. Kursus Menjahit.

Kursus Menjahit adalah program layanan untuk dapat lebih menguasai teknik-teknik menjahit. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bakat peserta dalam bidang menjahit sekaligus dengan bekal yang akan peserta perolek diharapkan peserta mampu mengembangkan kreativitasnya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.

  1. Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil.

Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil adalah layanan penyuluhan untuk ibu-ibu hamil. Dengan layanan yang kami berikan melalui program ini, diharapkan ibu-ibu hamil dapat memperoleh pengetahuan yang lebih tentang kesehatan bayi dan ibu hamil, sehingga pada saat melahirkan dapat meminimalkan resiko yang mungkin terjadi.

  1. Kebun Gizi

Kebun Gizi adalah layanan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang didapat peserta melalui program gizi ini, diharapkan peserta dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah yang sempit untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

  1. Bimbingan rohani remaja putri

Bimbingan rohani remaja putrid adalah layanan untuk remaja putri agar bisa lebih memperdalam ilmu agama dan memperdalam ilmu agama. Dengan bimbingan rohani untuk remaja putrid ini, peserta diharapkan mampu memperdalam pengetahuan mereka tentang ilmu-ilmu agama dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bimbingan Rohani ibu-ibu

Program bimbingan rohani untuk ibu-ibu ini diharapkan mampu mempererat tali silaturrohmi antar anggota, selainuntuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kehidupan beragama.

  1. Rebana

Rebana adalah program layanan balajar rebana. Selain untuk mempererat tali silaturrohmi sesame anggota, program ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta hobi peserta dalam hal kesenian yang dikemas dalam suasana keagamaan.

  1. Pembuatan opak singkong

Program ini merupakan salah satu program yang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena opak merupakan salah satu komoditi desa.

  1. Pembibitan Albasia

Program pembibitan albasia merupakan program yang dikembangkan untuk mengatasi kebutuhan bibit albasia warga desa Jolontoro khususnya yang semakin meningkat tiap tahunnya.

  1. Budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi dan ketersediaan sarana dan media. Disamping itu untuk memenuhi kebutuhan pasar, juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

  1. Budidaya tanaman strawberry

Strawberymerupakan komoditi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar. Untuk itulah Rumah Belajar GaneshaJolontoro mencoba untuk menciptakan sebuah program budidaya strawberry yang diharapkan dapat memenuhi semakin berkembangnya tuntutan dan kebutuhan pasar akan buah strawberry.

  1. Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

Program TPQ ini bertujuan untuk mendidik dan membimbing anak-anak agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

  1. Sekolah Sepak Bola (SSB)

Sekolah sepak bola (SSB) bertujuan untuk membimbing dan mengarahkanbakat anak-anak desa Jolontoro terutama dalam persepakbolaan, kegiatan ini khusus untuk anak laki-laki. Diharapkan dengan adanya program ini, prestasi Desa Jolontoro dalam bidang sepak bola akan dapat meningkat.


    1. Hasil nilai angket Peran Rimah Belajar Ganecha


No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

2

3

3

2

3

3

2

4

1

4

2

2

3

2

39

2

3

4

3

3

1

3

3

3

3

1

3

3

1

3

3

40

3

4

3

4

4

1

3

4

3

4

3

4

2

2

3

3

47

4

4

3

4

4

2

4

4

3

4

4

3

3

4

4

4

54

5

3

3

4

4

2

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

55

6

4

4

3

4

2

3

3

3

3

2

4

3

1

2

4

45

7

4

4

3

4

2

3

3

3

3

3

3

3

3

2

3

46

8

4

3

3

3

1

2

3

2

4

3

3

2

3

2

3

41

9

4

4

4

3

2

3

3

2

3

1

3

1

2

2

3

40

10

4

3

3

3

1

3

3

3

2

2

3

3

3

3

3

42

11

3

2

4

2

2

3

2

3

3

3

3

2

2

3

3

43

12

2

3

3

4

2

4

3

4

4

3

3

4

3

4

3

49

13

3

4

4

4

4

3

3

3

2

3

4

4

3

4

4

52

14

4

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3

4

3

4

4

52

15

4

4

4

3

2

4

4

3

3

4

3

3

3

3

3

50

16

4

4

4

3

4

3

3

3

3

4

4

3

3

4

3

52

17

4

4

4

3

2

4

3

4

4

3

3

3

1

3

4

49

18

4

4

3

4

2

3

4

3

3

3

3

3

3

3

3

48

19

4

3

4

3

2

3

3

2

3

3

3

2

3

3

4

45

20

3

3

4

4

2

3

3

3

2

3

4

3

3

3

4

47

21

4

2

3

2

1

3

3

4

1

2

3

2

3

1

3

37

22

3

4

4

4

2

4

4

2

3

3

4

4

3

4

4

52



    1. Hasil Nilai Angket Minat Belajar Agama Islam Anak

No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

3

3

3

4

3

3

3

4

4

3

3

4

2

3

48

2

3

2

3

4

3

4

3

3

4

4

4

4

3

3

4

51

3

3

3

4

4

4

4

3

3

4

4

3

3

4

4

4

54

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

59

5

4

3

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

6

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

7

4

4

4

4

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3

54

8

4

3

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

56

9

4

4

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

58

10

3

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

56

11

2

2

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

54

12

3

2

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

55

13

4

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

112

14

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

60

15

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

58

16

4

3

4

4

4

4

4

4

4

3

4

3

4

4

3

56

17

4

4

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

58

18

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3

57

19

3

3

4

4

3

3

4

3

4

4

3

3

4

3

3

51

20

3

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

3

3

4

56

21

3

3

3

4

3

3

3

3

4

4

2

3

4

4

3

49

22

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

59


BAB III

PERAN RUMAH BELAJAR GANECHA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AGAMA ISLAM ANAK DI DESA JOLONTORO SAPURAN WONOSOBO TAHUN 2009


      1. Keadaan Umum Rumah Belajar Ganecha

        1. Sejarah Berdirinya Rumah Belajar Ganecha

Rumah belajar ganecha berawal dari perpustakaan yang didirikan oleh ibu-ibu PKK didesa Jolontoro pada tahun2003.Melihat perkembangan zaman yang semakin maju para ibu-ibu PKK tergugah hatinya untuk meninkatkan sumber daya manusia (SDM),disegla bidang ,dengan memberikan bimbingan kepada semua lapisan masyarakat.Hal itu terinspirasi dengan didirikanya perpustakan.Akan tetapi pada tahun 2005,perpustakaan ibu-ibu PKK diserahkan kepada otganisasi pemuda karang taruna untuk dikelola dengan harapan menjadi perpustakaaan yang lebih maju dan berkembang,dan yang menjadi inspirasi ibu-ibu PKK bisa terealisasikan.

Pada tahun 2005 itu juga perpustakan ibu-ibu PKK diubah namanya menjadi perpustakan ganecha namanya tersebut diambil karena mempunyia makna yang berkaitan dengan pendidikan.Kemudian untuk memajukan perpustakaan para pemuda menambahkan koleksi pustakanya,yang tadinya hanya koleksi buku saja kemudian ditambah lagi dengan audio visual dan permainan anak untuk mengembang kan kreativitas dan memperluas pengetahuan.Ditahun 2006 perpustakaan ganecha mendapatkan kesempatan mengikuti omba perpustakaan tingkat kabupaten untuk mewakili Kecamatan Sapuran.Pada kesempatan itu perpustakkaan ganecha berhasil mendapatkan anugarah peringkat pertama.

Sampai pada bulan September 2006 perpustakaan Ganecha meningkatkan pelayanan dengan mendirikan rumah belajar

Ganecha.Rumah belajar Ganecha berperan sebagai wadah semua kegiatan bimbingan belajar untuk semua lapisan masyarakat.

Pada tahun 2007 Rumah Belajar Ganecha kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba rumah belajar tingkst Provinsi tingkat Jawa Tengah,guna mewakili Kabupaten Wonosobo.Pada kesempatan itu pula Rumah Belajar Ganecha mampu meraih juara 1.Dan juga telah berhasil mangantarkan peserta didiknya meraih prestasi,baik tingkat kecamatan maupun kabupaten dalam hal pendidikan agama maupun umum.Sehingga saat ini peserta didik tidak hanya dari masyarakat Jolontoro saja melainkan dari luarpun juga ada.

        1. Letak Geografis

Rumah belajar ganecha terletak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo,Rumah Belajar Ganecha letaknya cukup strategis karena berada dikomplek kantor kepala desa dan MI Islamiyah Jolontoro yang berada dipintu masuk Desa Jolontoro yang berjarak 500 m dari kecamatan.Adapun batas-batas

Utara : Desa Sedayu

Selatan : Desa Karang Sari

Timur : Desa Sapuran

Barat : Desa Tanjung Sari Deso

        1. Keadaan Pengajar dan Peserta Didik

Berikut ini ustadz dan uztadzah di TPQ :

  1. M. Toha

  2. M. Suyuti

  3. Rochidin

  4. A. Sabiqi

  5. Suwarno

  6. Herifanto

  7. Mukharom

  8. ‘Afiyah

  9. Heru Lusantriyah

  10. Nur Chanisa

  11. Siti Fatimah

  12. Pujiyanti

  13. Rukayah

NO

NAMA

ALAMAT

TEMPAT/TGL.LAHIR

URUT

INDUK

1

0001

FITRIYAH

Jolontoro

Wonosobo,03-04-1993

2

0002

YOGI PANGESTU

Jolontoro

Wonosobo,20-01-1996

3

0003

A. CHUSAINI

Jolontoro

Wonosobo,03-17-1999

4

0004

RUKIYAH

Jolontoro

Wonosobo,11-01-1995

5

0005

MUQFI ULINUHA

Jolontoro

Wonosobo,06-15-1998

6

0006

RIDHO AMIN

Jolontoro

Wonosobo,29-05-1998

7

0007

SLAMET CHOFIDHIN

Jolontoro

Wonosobo,03-10-1999

8

0008

FARID L. KHUSNA

Jolontoro

Wonosobo,01-02-2000

9

0009

HESTI ASTARI

Jolontoro

Wonosobo,23-11-1999

10

0010

IRHAS SATIVA

Jolontoro

Wonosobo,22-06-1998

11

0011

LAILI FARDHIAH

Jolontoro

Wonosobo,18-08-1998

12

0012

RIZKA MAFTUHAH

Jolontoro

Wonosobo,14-03-2000

13

0013

MUSTAGFIRI ASROR

Jolontoro

Wonosobo,01-03-1999

14

0014

M. JUNIANTO

Jolontoro

Wonosobo,04-06-1998

15

0015

FANI AININ.N

Jolontoro

Wonosobo,15-01-2001

16

0016

HANUNG ROYAN.A

Jolontoro

Wonosobo,22-10-1997

17

0017

AGUNG YOGA B.

Jolontoro

Wonosobo,03-09-1995

18

0018

NIATI INDAH S.

Jolontoro

Wonosobo,15-09-1995

19

0019

MAT AZIZ

Jolontoro

Wonosobo,01-07-1997

20

0020

ALI AKBAR

Jolontoro

Wonosobo,01-05-1999

21

0021

NUR ANISAH

Jolontoro

Wonosobo,22-12-1999

22

0022

YAYIK SETIYANINGSIH

Jolontoro

Wonosobo,19-05-1999










        1. Struktur Organisasi

LKMD


Penasehat

Kepala Desa Jolontoro


BPD





Perpustakaan

Nur Chamid



Sekretaris

Ria Heri

Bendahara

Isfansona





PELAYANAN




PENGOLAHAN


PENGADAAN





KORDINATOR RB

Yun Haris


Keagamaan




Ketrampilan


Kursus




Pengjian Remja Putri

Chotimatun


Bhs.Inggris

Zun Haris

Budi daya Ikan lele

Zamyuri





Kebun Gizi

PKK


Protokoler

Bambang Rizanto

Pengajian Ibu-ibu

Laminah

Budidaya Strowberi

karnoto

TPQ

Rochidin

Bimbingan Belajar

Nur Chamid






        1. Keadaan Sarana Prasarana

Rumah Belajar Ganecha mempunyai beberapa sarana dan prasarana yang menunjang bimbingan belajar diantaranya :

          1. Gedung terdiri dari 12 ruang

          2. Alat peraga berupa

            1. Buku-buku bacaan

            2. Komputer

            3. Papan tulis

            4. Mading

            5. Mesin jahit

            6. Globe

            7. Papabn Catur

            8. Alat Olah Raga

            9. TV

            10. Tape Recorder

            11. VCD,dan lain-lain

          3. Kamar 4 ruang

          4. Lapangan Bulu Tangkis

          5. Lahan Pembibitan Ikan Lele

          6. Lahan Pembibitan Albasia

          7. Lahan Pembibitan Strowberi

          8. Lahan Toga (Taanaman Obat Keluarga)


      1. Keadaan Khusus Rumah Belajar Ganecha

1. Pelaksanaan Bimbingan Belajar

Rumah belajar Ganecha mempunyai banyak sekali bimbingan belajar yang digunakan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Diantaranya adalah:

  1. meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)

  2. Memudahkan masyarakat memperoleh akses sumber belajar yang berkaitan dengan agama Islam.

  3. Meningkatkan rasa cinta terhadap agama Islam

Dengan adanya kegiatan bimbingan tersebut diharapkan minat belajar agama Islam anak semakin meningkat.

Adapun teknik pelaksanaan bimbingan belajar di Rumah Belajar Ganecha Desa Jolontoro, kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo adalah sebagai berikut:

  1. Bimbingan belajar dilakukan setiap hari.

  2. Bimbingan belajar diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Jolontoro.

  3. Program bimbingan belajar dilakukan secara bertahap, dengan melihat kriteria peserta bimbingan.

  4. Semua lapisan masyarakat dapat mengikuti semua program bimbingan belajar tanpa adanya batasan.

  5. Program bimbingan belajar dikenakan biaya per minggu, agar bimbingan belajar berjalan lancar.

Untuk meningkatkan minat belajar agama Islam anak, Rumah Belajar Ganecha mempunyai program yang dikenal dengan nama TPQ (Taman Pendidikan Quran), karena didalam TPQ terdapat pelajaran yang berkaitan dengan agama Islam. Dengan pelajaran itulah nantinya anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berjiwa Islam. Adapun pelajaran yang yang diajarkan dalam TPQ antara lain:

        1. Fiqih dasar

        2. Aqidah Akhlak

        3. Sejarah Kebudayaan Islam

        4. Bahasa Arab

        5. Doa-doa harian

        6. Hafalan surat-surat pendek

g. Pelajaran kitab kuning (Fasolatan, Alala, Albarjanji, Wasoya, Sangadah, Jurumiyah, Safinah).

h. Baca Tulis Al-Quran (BTQ) atau tajwid.

Adapun beberapa bimbingan belajar yang diberikan antara lain:

1). Perpustakaan

Perpustakaan adalah tempat layanan peminjaman buku-buku, yang juga berfungsi sebagai tempat belajar dan menambah ilmu pengetahuan. Perpustakaan sendiri diperuntukkan bagi semua masyarakat tanpa batas usia, golongan, jenis kelamin dan lain-lain.

2). Kursus Bahasa Inggris

Kursus bahasa inggris adalah layanan untuk balajar bahasa inggris. Dengan adanya kursus bahasa Inggris di rumah belajar Ganesha Jolontoro diharapkan dapat membantu anak-anakyang mengalami kesulitan belajar dalam hal pengauasaan bahasa Inggris. Adapu anak-anak yang mengikuti program ini adalah anak-anak SMP, baik anak-anak dari Desa Jolontoro maupun dari luar Desa Jolontoro.

3). Kursus komputer

Kursus komputer adalah program layanan belajar untuk penguasaan komputer. Dalam program ini, peserta dikenalkan pada berbagai macam teknis program komputer. Program ini diikuti oleh anak usia SD sampai SMP baik anak-anak dari desa Jolontoro maupun dari luar desa Jolontoro.

4). Pranoto Adicoro

Pranoto Adicoro adalah progrm layanan untuk balajar manjadi seorang pembawa acara dalam semua keggiatan. Program pranoto adicoro ini diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan bekal praktis pranoto adicoro, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan di masyarakat dan dapat mengajarkan tata karma bahasa Jawa yang baik dan benar, juga ikut serta dalam usaha melestarikan budaya jawa yang merupakan salah satu budaya di Indonesia.

  1. Pelatihan Catur

Pelatihan Catur dalah layanan untuk lebih menguasai permainan catur. Dengan program ini diharapkan peserta dapat menyalurkan bakat dan meningkatkan kesabaran, kecermatan, dan ketelitian dalam mengambil keputusan untuk dilaksanakan. Juga merupakan olahraga otak agar senantiasa bijak dalam berfikir.

  1. Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD.

Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD adalah program bimbingan untuk siswa kelas 3-6 SD/MI agar dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan mereka dalam engerjakan pekerjaan rumah. Walaupun hanya bersifat sebagai program pendamping, namun diharapkan program ini dapat meningkatkan prestasi siswa, khususnya siswa SD/MI.

  1. Kursus Menjahit.

Kursus Menjahit adalah program layanan untuk dapat lebih menguasai teknik-teknik menjahit. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bakat peserta dalam bidang menjahit sekaligus dengan bekal yang akan peserta perolek diharapkan peserta mampu mengembangkan kreativitasnya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.

  1. Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil.

Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil adalah layanan penyuluhan untuk ibu-ibu hamil. Dengan layanan yang kami berikan melalui program ini, diharapkan ibu-ibu hamil dapat memperoleh pengetahuan yang lebih tentang kesehatan bayi dan ibu hamil, sehingga pada saat melahirkan dapat meminimalkan resiko yang mungkin terjadi.

  1. Kebun Gizi

Kebun Gizi adalah layanan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang didapat peserta melalui program gizi ini, diharapkan peserta dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah yang sempit untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

  1. Bimbingan rohani remaja putri

Bimbingan rohani remaja putrid adalah layanan untuk remaja putri agar bisa lebih memperdalam ilmu agama dan memperdalam ilmu agama. Dengan bimbingan rohani untuk remaja putrid ini, peserta diharapkan mampu memperdalam pengetahuan mereka tentang ilmu-ilmu agama dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bimbingan Rohani ibu-ibu

Program bimbingan rohani untuk ibu-ibu ini diharapkan mampu mempererat tali silaturrohmi antar anggota, selainuntuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kehidupan beragama.

  1. Rebana

Rebana adalah program layanan balajar rebana. Selain untuk mempererat tali silaturrohmi sesame anggota, program ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta hobi peserta dalam hal kesenian yang dikemas dalam suasana keagamaan.

  1. Pembuatan opak singkong

Program ini merupakan salah satu program yang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena opak merupakan salah satu komoditi desa.

  1. Pembibitan Albasia

Program pembibitan albasia merupakan program yang dikembangkan untuk mengatasi kebutuhan bibit albasia warga desa Jolontoro khususnya yang semakin meningkat tiap tahunnya.

  1. Budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi dan ketersediaan sarana dan media. Disamping itu untuk memenuhi kebutuhan pasar, juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

  1. Budidaya tanaman strawberry

Strawberymerupakan komoditi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar. Untuk itulah Rumah Belajar GaneshaJolontoro mencoba untuk menciptakan sebuah program budidaya strawberry yang diharapkan dapat memenuhi semakin berkembangnya tuntutan dan kebutuhan pasar akan buah strawberry.

  1. Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

Program TPQ ini bertujuan untuk mendidik dan membimbing anak-anak agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

  1. Sekolah Sepak Bola (SSB)

Sekolah sepak bola (SSB) bertujuan untuk membimbing dan mengarahkanbakat anak-anak desa Jolontoro terutama dalam persepakbolaan, kegiatan ini khusus untuk anak laki-laki. Diharapkan dengan adanya program ini, prestasi Desa Jolontoro dalam bidang sepak bola akan dapat meningkat.


    1. Hasil nilai angket Peran Rimah Belajar Ganecha


No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

2

3

3

2

3

3

2

4

1

4

2

2

3

2

39

2

3

4

3

3

1

3

3

3

3

1

3

3

1

3

3

40

3

4

3

4

4

1

3

4

3

4

3

4

2

2

3

3

47

4

4

3

4

4

2

4

4

3

4

4

3

3

4

4

4

54

5

3

3

4

4

2

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

55

6

4

4

3

4

2

3

3

3

3

2

4

3

1

2

4

45

7

4

4

3

4

2

3

3

3

3

3

3

3

3

2

3

46

8

4

3

3

3

1

2

3

2

4

3

3

2

3

2

3

41

9

4

4

4

3

2

3

3

2

3

1

3

1

2

2

3

40

10

4

3

3

3

1

3

3

3

2

2

3

3

3

3

3

42

11

3

2

4

2

2

3

2

3

3

3

3

2

2

3

3

43

12

2

3

3

4

2

4

3

4

4

3

3

4

3

4

3

49

13

3

4

4

4

4

3

3

3

2

3

4

4

3

4

4

52

14

4

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3

4

3

4

4

52

15

4

4

4

3

2

4

4

3

3

4

3

3

3

3

3

50

16

4

4

4

3

4

3

3

3

3

4

4

3

3

4

3

52

17

4

4

4

3

2

4

3

4

4

3

3

3

1

3

4

49

18

4

4

3

4

2

3

4

3

3

3

3

3

3

3

3

48

19

4

3

4

3

2

3

3

2

3

3

3

2

3

3

4

45

20

3

3

4

4

2

3

3

3

2

3

4

3

3

3

4

47

21

4

2

3

2

1

3

3

4

1

2

3

2

3

1

3

37

22

3

4

4

4

2

4

4

2

3

3

4

4

3

4

4

52



    1. Hasil Nilai Angket Minat Belajar Agama Islam Anak

No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

3

3

3

4

3

3

3

4

4

3

3

4

2

3

48

2

3

2

3

4

3

4

3

3

4

4

4

4

3

3

4

51

3

3

3

4

4

4

4

3

3

4

4

3

3

4

4

4

54

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

59

5

4

3

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

6

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

7

4

4

4

4

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3

54

8

4

3

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

56

9

4

4

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

58

10

3

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

56

11

2

2

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

54

12

3

2

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

55

13

4

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

112

14

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

60

15

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

58

16

4

3

4

4

4

4

4

4

4

3

4

3

4

4

3

56

17

4

4

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

58

18

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3

57

19

3

3

4

4

3

3

4

3

4

4

3

3

4

3

3

51

20

3

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

3

3

4

56

21

3

3

3

4

3

3

3

3

4

4

2

3

4

4

3

49

22

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

59


BAB III

PERAN RUMAH BELAJAR GANECHA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AGAMA ISLAM ANAK DI DESA JOLONTORO SAPURAN WONOSOBO TAHUN 2009


      1. Keadaan Umum Rumah Belajar Ganecha

        1. Sejarah Berdirinya Rumah Belajar Ganecha

Rumah belajar ganecha berawal dari perpustakaan yang didirikan oleh ibu-ibu PKK didesa Jolontoro pada tahun2003.Melihat perkembangan zaman yang semakin maju para ibu-ibu PKK tergugah hatinya untuk meninkatkan sumber daya manusia (SDM),disegla bidang ,dengan memberikan bimbingan kepada semua lapisan masyarakat.Hal itu terinspirasi dengan didirikanya perpustakan.Akan tetapi pada tahun 2005,perpustakaan ibu-ibu PKK diserahkan kepada otganisasi pemuda karang taruna untuk dikelola dengan harapan menjadi perpustakaaan yang lebih maju dan berkembang,dan yang menjadi inspirasi ibu-ibu PKK bisa terealisasikan.

Pada tahun 2005 itu juga perpustakan ibu-ibu PKK diubah namanya menjadi perpustakan ganecha namanya tersebut diambil karena mempunyia makna yang berkaitan dengan pendidikan.Kemudian untuk memajukan perpustakaan para pemuda menambahkan koleksi pustakanya,yang tadinya hanya koleksi buku saja kemudian ditambah lagi dengan audio visual dan permainan anak untuk mengembang kan kreativitas dan memperluas pengetahuan.Ditahun 2006 perpustakaan ganecha mendapatkan kesempatan mengikuti omba perpustakaan tingkat kabupaten untuk mewakili Kecamatan Sapuran.Pada kesempatan itu perpustakkaan ganecha berhasil mendapatkan anugarah peringkat pertama.

Sampai pada bulan September 2006 perpustakaan Ganecha meningkatkan pelayanan dengan mendirikan rumah belajar

Ganecha.Rumah belajar Ganecha berperan sebagai wadah semua kegiatan bimbingan belajar untuk semua lapisan masyarakat.

Pada tahun 2007 Rumah Belajar Ganecha kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba rumah belajar tingkst Provinsi tingkat Jawa Tengah,guna mewakili Kabupaten Wonosobo.Pada kesempatan itu pula Rumah Belajar Ganecha mampu meraih juara 1.Dan juga telah berhasil mangantarkan peserta didiknya meraih prestasi,baik tingkat kecamatan maupun kabupaten dalam hal pendidikan agama maupun umum.Sehingga saat ini peserta didik tidak hanya dari masyarakat Jolontoro saja melainkan dari luarpun juga ada.

        1. Letak Geografis

Rumah belajar ganecha terletak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo,Rumah Belajar Ganecha letaknya cukup strategis karena berada dikomplek kantor kepala desa dan MI Islamiyah Jolontoro yang berada dipintu masuk Desa Jolontoro yang berjarak 500 m dari kecamatan.Adapun batas-batas

Utara : Desa Sedayu

Selatan : Desa Karang Sari

Timur : Desa Sapuran

Barat : Desa Tanjung Sari Deso

        1. Keadaan Pengajar dan Peserta Didik

Berikut ini ustadz dan uztadzah di TPQ :

  1. M. Toha

  2. M. Suyuti

  3. Rochidin

  4. A. Sabiqi

  5. Suwarno

  6. Herifanto

  7. Mukharom

  8. ‘Afiyah

  9. Heru Lusantriyah

  10. Nur Chanisa

  11. Siti Fatimah

  12. Pujiyanti

  13. Rukayah

NO

NAMA

ALAMAT

TEMPAT/TGL.LAHIR

URUT

INDUK

1

0001

FITRIYAH

Jolontoro

Wonosobo,03-04-1993

2

0002

YOGI PANGESTU

Jolontoro

Wonosobo,20-01-1996

3

0003

A. CHUSAINI

Jolontoro

Wonosobo,03-17-1999

4

0004

RUKIYAH

Jolontoro

Wonosobo,11-01-1995

5

0005

MUQFI ULINUHA

Jolontoro

Wonosobo,06-15-1998

6

0006

RIDHO AMIN

Jolontoro

Wonosobo,29-05-1998

7

0007

SLAMET CHOFIDHIN

Jolontoro

Wonosobo,03-10-1999

8

0008

FARID L. KHUSNA

Jolontoro

Wonosobo,01-02-2000

9

0009

HESTI ASTARI

Jolontoro

Wonosobo,23-11-1999

10

0010

IRHAS SATIVA

Jolontoro

Wonosobo,22-06-1998

11

0011

LAILI FARDHIAH

Jolontoro

Wonosobo,18-08-1998

12

0012

RIZKA MAFTUHAH

Jolontoro

Wonosobo,14-03-2000

13

0013

MUSTAGFIRI ASROR

Jolontoro

Wonosobo,01-03-1999

14

0014

M. JUNIANTO

Jolontoro

Wonosobo,04-06-1998

15

0015

FANI AININ.N

Jolontoro

Wonosobo,15-01-2001

16

0016

HANUNG ROYAN.A

Jolontoro

Wonosobo,22-10-1997

17

0017

AGUNG YOGA B.

Jolontoro

Wonosobo,03-09-1995

18

0018

NIATI INDAH S.

Jolontoro

Wonosobo,15-09-1995

19

0019

MAT AZIZ

Jolontoro

Wonosobo,01-07-1997

20

0020

ALI AKBAR

Jolontoro

Wonosobo,01-05-1999

21

0021

NUR ANISAH

Jolontoro

Wonosobo,22-12-1999

22

0022

YAYIK SETIYANINGSIH

Jolontoro

Wonosobo,19-05-1999










        1. Struktur Organisasi

LKMD


Penasehat

Kepala Desa Jolontoro


BPD





Perpustakaan

Nur Chamid



Sekretaris

Ria Heri

Bendahara

Isfansona





PELAYANAN




PENGOLAHAN


PENGADAAN





KORDINATOR RB

Yun Haris


Keagamaan




Ketrampilan


Kursus




Pengjian Remja Putri

Chotimatun


Bhs.Inggris

Zun Haris

Budi daya Ikan lele

Zamyuri





Kebun Gizi

PKK


Protokoler

Bambang Rizanto

Pengajian Ibu-ibu

Laminah

Budidaya Strowberi

karnoto

TPQ

Rochidin

Bimbingan Belajar

Nur Chamid






        1. Keadaan Sarana Prasarana

Rumah Belajar Ganecha mempunyai beberapa sarana dan prasarana yang menunjang bimbingan belajar diantaranya :

          1. Gedung terdiri dari 12 ruang

          2. Alat peraga berupa

            1. Buku-buku bacaan

            2. Komputer

            3. Papan tulis

            4. Mading

            5. Mesin jahit

            6. Globe

            7. Papabn Catur

            8. Alat Olah Raga

            9. TV

            10. Tape Recorder

            11. VCD,dan lain-lain

          3. Kamar 4 ruang

          4. Lapangan Bulu Tangkis

          5. Lahan Pembibitan Ikan Lele

          6. Lahan Pembibitan Albasia

          7. Lahan Pembibitan Strowberi

          8. Lahan Toga (Taanaman Obat Keluarga)


      1. Keadaan Khusus Rumah Belajar Ganecha

1. Pelaksanaan Bimbingan Belajar

Rumah belajar Ganecha mempunyai banyak sekali bimbingan belajar yang digunakan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Diantaranya adalah:

  1. meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)

  2. Memudahkan masyarakat memperoleh akses sumber belajar yang berkaitan dengan agama Islam.

  3. Meningkatkan rasa cinta terhadap agama Islam

Dengan adanya kegiatan bimbingan tersebut diharapkan minat belajar agama Islam anak semakin meningkat.

Adapun teknik pelaksanaan bimbingan belajar di Rumah Belajar Ganecha Desa Jolontoro, kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo adalah sebagai berikut:

  1. Bimbingan belajar dilakukan setiap hari.

  2. Bimbingan belajar diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Jolontoro.

  3. Program bimbingan belajar dilakukan secara bertahap, dengan melihat kriteria peserta bimbingan.

  4. Semua lapisan masyarakat dapat mengikuti semua program bimbingan belajar tanpa adanya batasan.

  5. Program bimbingan belajar dikenakan biaya per minggu, agar bimbingan belajar berjalan lancar.

Untuk meningkatkan minat belajar agama Islam anak, Rumah Belajar Ganecha mempunyai program yang dikenal dengan nama TPQ (Taman Pendidikan Quran), karena didalam TPQ terdapat pelajaran yang berkaitan dengan agama Islam. Dengan pelajaran itulah nantinya anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berjiwa Islam. Adapun pelajaran yang yang diajarkan dalam TPQ antara lain:

        1. Fiqih dasar

        2. Aqidah Akhlak

        3. Sejarah Kebudayaan Islam

        4. Bahasa Arab

        5. Doa-doa harian

        6. Hafalan surat-surat pendek

g. Pelajaran kitab kuning (Fasolatan, Alala, Albarjanji, Wasoya, Sangadah, Jurumiyah, Safinah).

h. Baca Tulis Al-Quran (BTQ) atau tajwid.

Adapun beberapa bimbingan belajar yang diberikan antara lain:

1). Perpustakaan

Perpustakaan adalah tempat layanan peminjaman buku-buku, yang juga berfungsi sebagai tempat belajar dan menambah ilmu pengetahuan. Perpustakaan sendiri diperuntukkan bagi semua masyarakat tanpa batas usia, golongan, jenis kelamin dan lain-lain.

2). Kursus Bahasa Inggris

Kursus bahasa inggris adalah layanan untuk balajar bahasa inggris. Dengan adanya kursus bahasa Inggris di rumah belajar Ganesha Jolontoro diharapkan dapat membantu anak-anakyang mengalami kesulitan belajar dalam hal pengauasaan bahasa Inggris. Adapu anak-anak yang mengikuti program ini adalah anak-anak SMP, baik anak-anak dari Desa Jolontoro maupun dari luar Desa Jolontoro.

3). Kursus komputer

Kursus komputer adalah program layanan belajar untuk penguasaan komputer. Dalam program ini, peserta dikenalkan pada berbagai macam teknis program komputer. Program ini diikuti oleh anak usia SD sampai SMP baik anak-anak dari desa Jolontoro maupun dari luar desa Jolontoro.

4). Pranoto Adicoro

Pranoto Adicoro adalah progrm layanan untuk balajar manjadi seorang pembawa acara dalam semua keggiatan. Program pranoto adicoro ini diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan bekal praktis pranoto adicoro, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan di masyarakat dan dapat mengajarkan tata karma bahasa Jawa yang baik dan benar, juga ikut serta dalam usaha melestarikan budaya jawa yang merupakan salah satu budaya di Indonesia.

  1. Pelatihan Catur

Pelatihan Catur dalah layanan untuk lebih menguasai permainan catur. Dengan program ini diharapkan peserta dapat menyalurkan bakat dan meningkatkan kesabaran, kecermatan, dan ketelitian dalam mengambil keputusan untuk dilaksanakan. Juga merupakan olahraga otak agar senantiasa bijak dalam berfikir.

  1. Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD.

Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD adalah program bimbingan untuk siswa kelas 3-6 SD/MI agar dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan mereka dalam engerjakan pekerjaan rumah. Walaupun hanya bersifat sebagai program pendamping, namun diharapkan program ini dapat meningkatkan prestasi siswa, khususnya siswa SD/MI.

  1. Kursus Menjahit.

Kursus Menjahit adalah program layanan untuk dapat lebih menguasai teknik-teknik menjahit. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bakat peserta dalam bidang menjahit sekaligus dengan bekal yang akan peserta perolek diharapkan peserta mampu mengembangkan kreativitasnya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.

  1. Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil.

Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil adalah layanan penyuluhan untuk ibu-ibu hamil. Dengan layanan yang kami berikan melalui program ini, diharapkan ibu-ibu hamil dapat memperoleh pengetahuan yang lebih tentang kesehatan bayi dan ibu hamil, sehingga pada saat melahirkan dapat meminimalkan resiko yang mungkin terjadi.

  1. Kebun Gizi

Kebun Gizi adalah layanan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang didapat peserta melalui program gizi ini, diharapkan peserta dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah yang sempit untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

  1. Bimbingan rohani remaja putri

Bimbingan rohani remaja putrid adalah layanan untuk remaja putri agar bisa lebih memperdalam ilmu agama dan memperdalam ilmu agama. Dengan bimbingan rohani untuk remaja putrid ini, peserta diharapkan mampu memperdalam pengetahuan mereka tentang ilmu-ilmu agama dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bimbingan Rohani ibu-ibu

Program bimbingan rohani untuk ibu-ibu ini diharapkan mampu mempererat tali silaturrohmi antar anggota, selainuntuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kehidupan beragama.

  1. Rebana

Rebana adalah program layanan balajar rebana. Selain untuk mempererat tali silaturrohmi sesame anggota, program ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta hobi peserta dalam hal kesenian yang dikemas dalam suasana keagamaan.

  1. Pembuatan opak singkong

Program ini merupakan salah satu program yang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena opak merupakan salah satu komoditi desa.

  1. Pembibitan Albasia

Program pembibitan albasia merupakan program yang dikembangkan untuk mengatasi kebutuhan bibit albasia warga desa Jolontoro khususnya yang semakin meningkat tiap tahunnya.

  1. Budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi dan ketersediaan sarana dan media. Disamping itu untuk memenuhi kebutuhan pasar, juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

  1. Budidaya tanaman strawberry

Strawberymerupakan komoditi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar. Untuk itulah Rumah Belajar GaneshaJolontoro mencoba untuk menciptakan sebuah program budidaya strawberry yang diharapkan dapat memenuhi semakin berkembangnya tuntutan dan kebutuhan pasar akan buah strawberry.

  1. Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

Program TPQ ini bertujuan untuk mendidik dan membimbing anak-anak agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

  1. Sekolah Sepak Bola (SSB)

Sekolah sepak bola (SSB) bertujuan untuk membimbing dan mengarahkanbakat anak-anak desa Jolontoro terutama dalam persepakbolaan, kegiatan ini khusus untuk anak laki-laki. Diharapkan dengan adanya program ini, prestasi Desa Jolontoro dalam bidang sepak bola akan dapat meningkat.


    1. Hasil nilai angket Peran Rimah Belajar Ganecha


No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

2

3

3

2

3

3

2

4

1

4

2

2

3

2

39

2

3

4

3

3

1

3

3

3

3

1

3

3

1

3

3

40

3

4

3

4

4

1

3

4

3

4

3

4

2

2

3

3

47

4

4

3

4

4

2

4

4

3

4

4

3

3

4

4

4

54

5

3

3

4

4

2

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

55

6

4

4

3

4

2

3

3

3

3

2

4

3

1

2

4

45

7

4

4

3

4

2

3

3

3

3

3

3

3

3

2

3

46

8

4

3

3

3

1

2

3

2

4

3

3

2

3

2

3

41

9

4

4

4

3

2

3

3

2

3

1

3

1

2

2

3

40

10

4

3

3

3

1

3

3

3

2

2

3

3

3

3

3

42

11

3

2

4

2

2

3

2

3

3

3

3

2

2

3

3

43

12

2

3

3

4

2

4

3

4

4

3

3

4

3

4

3

49

13

3

4

4

4

4

3

3

3

2

3

4

4

3

4

4

52

14

4

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3

4

3

4

4

52

15

4

4

4

3

2

4

4

3

3

4

3

3

3

3

3

50

16

4

4

4

3

4

3

3

3

3

4

4

3

3

4

3

52

17

4

4

4

3

2

4

3

4

4

3

3

3

1

3

4

49

18

4

4

3

4

2

3

4

3

3

3

3

3

3

3

3

48

19

4

3

4

3

2

3

3

2

3

3

3

2

3

3

4

45

20

3

3

4

4

2

3

3

3

2

3

4

3

3

3

4

47

21

4

2

3

2

1

3

3

4

1

2

3

2

3

1

3

37

22

3

4

4

4

2

4

4

2

3

3

4

4

3

4

4

52



    1. Hasil Nilai Angket Minat Belajar Agama Islam Anak

No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

3

3

3

4

3

3

3

4

4

3

3

4

2

3

48

2

3

2

3

4

3

4

3

3

4

4

4

4

3

3

4

51

3

3

3

4

4

4

4

3

3

4

4

3

3

4

4

4

54

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

59

5

4

3

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

6

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

7

4

4

4

4

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3

54

8

4

3

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

56

9

4

4

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

58

10

3

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

56

11

2

2

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

54

12

3

2

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

55

13

4

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

112

14

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

60

15

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

58

16

4

3

4

4

4

4

4

4

4

3

4

3

4

4

3

56

17

4

4

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

58

18

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3

57

19

3

3

4

4

3

3

4

3

4

4

3

3

4

3

3

51

20

3

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

3

3

4

56

21

3

3

3

4

3

3

3

3

4

4

2

3

4

4

3

49

22

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

59


BAB III

PERAN RUMAH BELAJAR GANECHA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AGAMA ISLAM ANAK DI DESA JOLONTORO SAPURAN WONOSOBO TAHUN 2009


      1. Keadaan Umum Rumah Belajar Ganecha

        1. Sejarah Berdirinya Rumah Belajar Ganecha

Rumah belajar ganecha berawal dari perpustakaan yang didirikan oleh ibu-ibu PKK didesa Jolontoro pada tahun2003.Melihat perkembangan zaman yang semakin maju para ibu-ibu PKK tergugah hatinya untuk meninkatkan sumber daya manusia (SDM),disegla bidang ,dengan memberikan bimbingan kepada semua lapisan masyarakat.Hal itu terinspirasi dengan didirikanya perpustakan.Akan tetapi pada tahun 2005,perpustakaan ibu-ibu PKK diserahkan kepada otganisasi pemuda karang taruna untuk dikelola dengan harapan menjadi perpustakaaan yang lebih maju dan berkembang,dan yang menjadi inspirasi ibu-ibu PKK bisa terealisasikan.

Pada tahun 2005 itu juga perpustakan ibu-ibu PKK diubah namanya menjadi perpustakan ganecha namanya tersebut diambil karena mempunyia makna yang berkaitan dengan pendidikan.Kemudian untuk memajukan perpustakaan para pemuda menambahkan koleksi pustakanya,yang tadinya hanya koleksi buku saja kemudian ditambah lagi dengan audio visual dan permainan anak untuk mengembang kan kreativitas dan memperluas pengetahuan.Ditahun 2006 perpustakaan ganecha mendapatkan kesempatan mengikuti omba perpustakaan tingkat kabupaten untuk mewakili Kecamatan Sapuran.Pada kesempatan itu perpustakkaan ganecha berhasil mendapatkan anugarah peringkat pertama.

Sampai pada bulan September 2006 perpustakaan Ganecha meningkatkan pelayanan dengan mendirikan rumah belajar

Ganecha.Rumah belajar Ganecha berperan sebagai wadah semua kegiatan bimbingan belajar untuk semua lapisan masyarakat.

Pada tahun 2007 Rumah Belajar Ganecha kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba rumah belajar tingkst Provinsi tingkat Jawa Tengah,guna mewakili Kabupaten Wonosobo.Pada kesempatan itu pula Rumah Belajar Ganecha mampu meraih juara 1.Dan juga telah berhasil mangantarkan peserta didiknya meraih prestasi,baik tingkat kecamatan maupun kabupaten dalam hal pendidikan agama maupun umum.Sehingga saat ini peserta didik tidak hanya dari masyarakat Jolontoro saja melainkan dari luarpun juga ada.

        1. Letak Geografis

Rumah belajar ganecha terletak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo,Rumah Belajar Ganecha letaknya cukup strategis karena berada dikomplek kantor kepala desa dan MI Islamiyah Jolontoro yang berada dipintu masuk Desa Jolontoro yang berjarak 500 m dari kecamatan.Adapun batas-batas

Utara : Desa Sedayu

Selatan : Desa Karang Sari

Timur : Desa Sapuran

Barat : Desa Tanjung Sari Deso

        1. Keadaan Pengajar dan Peserta Didik

Berikut ini ustadz dan uztadzah di TPQ :

  1. M. Toha

  2. M. Suyuti

  3. Rochidin

  4. A. Sabiqi

  5. Suwarno

  6. Herifanto

  7. Mukharom

  8. ‘Afiyah

  9. Heru Lusantriyah

  10. Nur Chanisa

  11. Siti Fatimah

  12. Pujiyanti

  13. Rukayah

NO

NAMA

ALAMAT

TEMPAT/TGL.LAHIR

URUT

INDUK

1

0001

FITRIYAH

Jolontoro

Wonosobo,03-04-1993

2

0002

YOGI PANGESTU

Jolontoro

Wonosobo,20-01-1996

3

0003

A. CHUSAINI

Jolontoro

Wonosobo,03-17-1999

4

0004

RUKIYAH

Jolontoro

Wonosobo,11-01-1995

5

0005

MUQFI ULINUHA

Jolontoro

Wonosobo,06-15-1998

6

0006

RIDHO AMIN

Jolontoro

Wonosobo,29-05-1998

7

0007

SLAMET CHOFIDHIN

Jolontoro

Wonosobo,03-10-1999

8

0008

FARID L. KHUSNA

Jolontoro

Wonosobo,01-02-2000

9

0009

HESTI ASTARI

Jolontoro

Wonosobo,23-11-1999

10

0010

IRHAS SATIVA

Jolontoro

Wonosobo,22-06-1998

11

0011

LAILI FARDHIAH

Jolontoro

Wonosobo,18-08-1998

12

0012

RIZKA MAFTUHAH

Jolontoro

Wonosobo,14-03-2000

13

0013

MUSTAGFIRI ASROR

Jolontoro

Wonosobo,01-03-1999

14

0014

M. JUNIANTO

Jolontoro

Wonosobo,04-06-1998

15

0015

FANI AININ.N

Jolontoro

Wonosobo,15-01-2001

16

0016

HANUNG ROYAN.A

Jolontoro

Wonosobo,22-10-1997

17

0017

AGUNG YOGA B.

Jolontoro

Wonosobo,03-09-1995

18

0018

NIATI INDAH S.

Jolontoro

Wonosobo,15-09-1995

19

0019

MAT AZIZ

Jolontoro

Wonosobo,01-07-1997

20

0020

ALI AKBAR

Jolontoro

Wonosobo,01-05-1999

21

0021

NUR ANISAH

Jolontoro

Wonosobo,22-12-1999

22

0022

YAYIK SETIYANINGSIH

Jolontoro

Wonosobo,19-05-1999










        1. Struktur Organisasi

LKMD


Penasehat

Kepala Desa Jolontoro


BPD





Perpustakaan

Nur Chamid



Sekretaris

Ria Heri

Bendahara

Isfansona





PELAYANAN




PENGOLAHAN


PENGADAAN





KORDINATOR RB

Yun Haris


Keagamaan




Ketrampilan


Kursus




Pengjian Remja Putri

Chotimatun


Bhs.Inggris

Zun Haris

Budi daya Ikan lele

Zamyuri





Kebun Gizi

PKK


Protokoler

Bambang Rizanto

Pengajian Ibu-ibu

Laminah

Budidaya Strowberi

karnoto

TPQ

Rochidin

Bimbingan Belajar

Nur Chamid






        1. Keadaan Sarana Prasarana

Rumah Belajar Ganecha mempunyai beberapa sarana dan prasarana yang menunjang bimbingan belajar diantaranya :

          1. Gedung terdiri dari 12 ruang

          2. Alat peraga berupa

            1. Buku-buku bacaan

            2. Komputer

            3. Papan tulis

            4. Mading

            5. Mesin jahit

            6. Globe

            7. Papabn Catur

            8. Alat Olah Raga

            9. TV

            10. Tape Recorder

            11. VCD,dan lain-lain

          3. Kamar 4 ruang

          4. Lapangan Bulu Tangkis

          5. Lahan Pembibitan Ikan Lele

          6. Lahan Pembibitan Albasia

          7. Lahan Pembibitan Strowberi

          8. Lahan Toga (Taanaman Obat Keluarga)


      1. Keadaan Khusus Rumah Belajar Ganecha

1. Pelaksanaan Bimbingan Belajar

Rumah belajar Ganecha mempunyai banyak sekali bimbingan belajar yang digunakan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Diantaranya adalah:

  1. meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)

  2. Memudahkan masyarakat memperoleh akses sumber belajar yang berkaitan dengan agama Islam.

  3. Meningkatkan rasa cinta terhadap agama Islam

Dengan adanya kegiatan bimbingan tersebut diharapkan minat belajar agama Islam anak semakin meningkat.

Adapun teknik pelaksanaan bimbingan belajar di Rumah Belajar Ganecha Desa Jolontoro, kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo adalah sebagai berikut:

  1. Bimbingan belajar dilakukan setiap hari.

  2. Bimbingan belajar diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Jolontoro.

  3. Program bimbingan belajar dilakukan secara bertahap, dengan melihat kriteria peserta bimbingan.

  4. Semua lapisan masyarakat dapat mengikuti semua program bimbingan belajar tanpa adanya batasan.

  5. Program bimbingan belajar dikenakan biaya per minggu, agar bimbingan belajar berjalan lancar.

Untuk meningkatkan minat belajar agama Islam anak, Rumah Belajar Ganecha mempunyai program yang dikenal dengan nama TPQ (Taman Pendidikan Quran), karena didalam TPQ terdapat pelajaran yang berkaitan dengan agama Islam. Dengan pelajaran itulah nantinya anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berjiwa Islam. Adapun pelajaran yang yang diajarkan dalam TPQ antara lain:

        1. Fiqih dasar

        2. Aqidah Akhlak

        3. Sejarah Kebudayaan Islam

        4. Bahasa Arab

        5. Doa-doa harian

        6. Hafalan surat-surat pendek

g. Pelajaran kitab kuning (Fasolatan, Alala, Albarjanji, Wasoya, Sangadah, Jurumiyah, Safinah).

h. Baca Tulis Al-Quran (BTQ) atau tajwid.

Adapun beberapa bimbingan belajar yang diberikan antara lain:

1). Perpustakaan

Perpustakaan adalah tempat layanan peminjaman buku-buku, yang juga berfungsi sebagai tempat belajar dan menambah ilmu pengetahuan. Perpustakaan sendiri diperuntukkan bagi semua masyarakat tanpa batas usia, golongan, jenis kelamin dan lain-lain.

2). Kursus Bahasa Inggris

Kursus bahasa inggris adalah layanan untuk balajar bahasa inggris. Dengan adanya kursus bahasa Inggris di rumah belajar Ganesha Jolontoro diharapkan dapat membantu anak-anakyang mengalami kesulitan belajar dalam hal pengauasaan bahasa Inggris. Adapu anak-anak yang mengikuti program ini adalah anak-anak SMP, baik anak-anak dari Desa Jolontoro maupun dari luar Desa Jolontoro.

3). Kursus komputer

Kursus komputer adalah program layanan belajar untuk penguasaan komputer. Dalam program ini, peserta dikenalkan pada berbagai macam teknis program komputer. Program ini diikuti oleh anak usia SD sampai SMP baik anak-anak dari desa Jolontoro maupun dari luar desa Jolontoro.

4). Pranoto Adicoro

Pranoto Adicoro adalah progrm layanan untuk balajar manjadi seorang pembawa acara dalam semua keggiatan. Program pranoto adicoro ini diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan bekal praktis pranoto adicoro, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan di masyarakat dan dapat mengajarkan tata karma bahasa Jawa yang baik dan benar, juga ikut serta dalam usaha melestarikan budaya jawa yang merupakan salah satu budaya di Indonesia.

  1. Pelatihan Catur

Pelatihan Catur dalah layanan untuk lebih menguasai permainan catur. Dengan program ini diharapkan peserta dapat menyalurkan bakat dan meningkatkan kesabaran, kecermatan, dan ketelitian dalam mengambil keputusan untuk dilaksanakan. Juga merupakan olahraga otak agar senantiasa bijak dalam berfikir.

  1. Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD.

Bimbingan pengerjaan PR kelas 3-6 SD adalah program bimbingan untuk siswa kelas 3-6 SD/MI agar dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan mereka dalam engerjakan pekerjaan rumah. Walaupun hanya bersifat sebagai program pendamping, namun diharapkan program ini dapat meningkatkan prestasi siswa, khususnya siswa SD/MI.

  1. Kursus Menjahit.

Kursus Menjahit adalah program layanan untuk dapat lebih menguasai teknik-teknik menjahit. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bakat peserta dalam bidang menjahit sekaligus dengan bekal yang akan peserta perolek diharapkan peserta mampu mengembangkan kreativitasnya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.

  1. Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil.

Pertemuan dan layanan ibu-ibu hamil adalah layanan penyuluhan untuk ibu-ibu hamil. Dengan layanan yang kami berikan melalui program ini, diharapkan ibu-ibu hamil dapat memperoleh pengetahuan yang lebih tentang kesehatan bayi dan ibu hamil, sehingga pada saat melahirkan dapat meminimalkan resiko yang mungkin terjadi.

  1. Kebun Gizi

Kebun Gizi adalah layanan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang didapat peserta melalui program gizi ini, diharapkan peserta dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah yang sempit untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

  1. Bimbingan rohani remaja putri

Bimbingan rohani remaja putrid adalah layanan untuk remaja putri agar bisa lebih memperdalam ilmu agama dan memperdalam ilmu agama. Dengan bimbingan rohani untuk remaja putrid ini, peserta diharapkan mampu memperdalam pengetahuan mereka tentang ilmu-ilmu agama dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bimbingan Rohani ibu-ibu

Program bimbingan rohani untuk ibu-ibu ini diharapkan mampu mempererat tali silaturrohmi antar anggota, selainuntuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kehidupan beragama.

  1. Rebana

Rebana adalah program layanan balajar rebana. Selain untuk mempererat tali silaturrohmi sesame anggota, program ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta hobi peserta dalam hal kesenian yang dikemas dalam suasana keagamaan.

  1. Pembuatan opak singkong

Program ini merupakan salah satu program yang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena opak merupakan salah satu komoditi desa.

  1. Pembibitan Albasia

Program pembibitan albasia merupakan program yang dikembangkan untuk mengatasi kebutuhan bibit albasia warga desa Jolontoro khususnya yang semakin meningkat tiap tahunnya.

  1. Budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi dan ketersediaan sarana dan media. Disamping itu untuk memenuhi kebutuhan pasar, juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

  1. Budidaya tanaman strawberry

Strawberymerupakan komoditi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup besar. Untuk itulah Rumah Belajar GaneshaJolontoro mencoba untuk menciptakan sebuah program budidaya strawberry yang diharapkan dapat memenuhi semakin berkembangnya tuntutan dan kebutuhan pasar akan buah strawberry.

  1. Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

Program TPQ ini bertujuan untuk mendidik dan membimbing anak-anak agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

  1. Sekolah Sepak Bola (SSB)

Sekolah sepak bola (SSB) bertujuan untuk membimbing dan mengarahkanbakat anak-anak desa Jolontoro terutama dalam persepakbolaan, kegiatan ini khusus untuk anak laki-laki. Diharapkan dengan adanya program ini, prestasi Desa Jolontoro dalam bidang sepak bola akan dapat meningkat.


    1. Hasil nilai angket Peran Rimah Belajar Ganecha


No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

2

3

3

2

3

3

2

4

1

4

2

2

3

2

39

2

3

4

3

3

1

3

3

3

3

1

3

3

1

3

3

40

3

4

3

4

4

1

3

4

3

4

3

4

2

2

3

3

47

4

4

3

4

4

2

4

4

3

4

4

3

3

4

4

4

54

5

3

3

4

4

2

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

55

6

4

4

3

4

2

3

3

3

3

2

4

3

1

2

4

45

7

4

4

3

4

2

3

3

3

3

3

3

3

3

2

3

46

8

4

3

3

3

1

2

3

2

4

3

3

2

3

2

3

41

9

4

4

4

3

2

3

3

2

3

1

3

1

2

2

3

40

10

4

3

3

3

1

3

3

3

2

2

3

3

3

3

3

42

11

3

2

4

2

2

3

2

3

3

3

3

2

2

3

3

43

12

2

3

3

4

2

4

3

4

4

3

3

4

3

4

3

49

13

3

4

4

4

4

3

3

3

2

3

4

4

3

4

4

52

14

4

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3

4

3

4

4

52

15

4

4

4

3

2

4

4

3

3

4

3

3

3

3

3

50

16

4

4

4

3

4

3

3

3

3

4

4

3

3

4

3

52

17

4

4

4

3

2

4

3

4

4

3

3

3

1

3

4

49

18

4

4

3

4

2

3

4

3

3

3

3

3

3

3

3

48

19

4

3

4

3

2

3

3

2

3

3

3

2

3

3

4

45

20

3

3

4

4

2

3

3

3

2

3

4

3

3

3

4

47

21

4

2

3

2

1

3

3

4

1

2

3

2

3

1

3

37

22

3

4

4

4

2

4

4

2

3

3

4

4

3

4

4

52



    1. Hasil Nilai Angket Minat Belajar Agama Islam Anak

No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Jumlah

1

3

3

3

3

4

3

3

3

4

4

3

3

4

2

3

48

2

3

2

3

4

3

4

3

3

4

4

4

4

3

3

4

51

3

3

3

4

4

4

4

3

3

4

4

3

3

4

4

4

54

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

59

5

4

3

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

6

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

58

7

4

4

4

4

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3

54

8

4

3

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

56

9

4

4

4

4

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

58

10

3

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

56

11

2

2

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

54

12

3

2

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

55

13

4

3

3

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

112

14

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

60

15

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

58

16

4

3

4

4

4

4

4

4

4

3

4

3

4

4

3

56

17

4

4

4

4

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

4

58

18

4

4

3

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3

57

19

3

3

4

4

3

3

4

3

4

4

3

3

4

3

3

51

20

3

4

4

4

4

4

3

4

4

4

4

4

3

3

4

56

21

3

3

3

4

3

3

3

3

4

4

2

3

4

4

3

49

22

4

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

4

59


BAB V PENUTUP

BAB V

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Dari seluruh pelaksanaan kegiatan penelitian dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Peran rumah belajar Ganecha memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat belajar agama islam anak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo.

  2. Minat belajar agama islam anak didesa jolontoro sangat baik,dengan melihat hasil nilai angket minat belajar anak sebesar (1222)

  3. Pean rumah belajar Ganecha memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan minat belajar agama islam anak di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Hal itu ditunjukkan berdasarkan perhitungan statistik melalui korelasi product moment (rxy), dimana nilai rxy yang dihasilkan adalah 2,64. Dengan ketentuan yang ada bahwa nilai rxy lebih besar dari pada r tabel, itu artinya hubungan antara variabel x dengan variabel y adalah signifikan.

    1. Pada taraf signifikan 1% = 0,423(r tabel) 2,64(rxγ)

    2. Pada taraf signifikan 5% = 0,537(r tabel) 2,64 (rxγ)




  1. Saran

Berdasarkan pengalaman selama pelaksanaan penelitian, maka sran-saran yang dapat saya ajukan adalah sebagai berikut :

  1. Rumah belajar Ganecha, hendaknya mampu mengkondisikan agar anak selalu belajar agama islam dan menumbuhkan minat yang tinggi dalam belajar

  2. Bagi orang tua, hendaknya orang tua bisa lebih memantau kegiatan anak-anak mereka dirumah maupun lingkungan pergaulannya dan mengkondisikan agar anak-anak secara rutin belajar agama islam

  3. Bagi rumah belajar Ganecha agar lebih mengembangkan metode pembelajarannya dan bila perlu menambah tenaga pendidik (guru) bila masih membutuhkan, agar tujuan yang diinginkan bisa tercapai dengan baik, salah satunya dengan metode hafalan surat pendek.

  4. Bagi peneliti berikutnya agar lebih menyempurnakan hasil penelitian ini.


  1. Kata Penutup

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan atau melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Peran Rumah Belajar Ganecha Dalam Meningkatkan Minat Belajar Agama Islam Anak Di Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Wonosobo Tahun 2009 “. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan di pangkuan beliau Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin dan penyelamat dalam mengaungi kehidupan dunia dan akhirat.

Tentunya skripsi ini banyak sekali kekurangannya, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Allahumma Amin.




daftar pustaka

Tampu Bolon

-

Mengembangkan Minat Dan Kebiasaan Membaca Pada Anak, Angkasa , Bandung, 1993

WS Wingkel

-

Psikologi Pengajaran, Grasindo, Jakarta, 1991

Drs.H. Nashar,M.Ag

-

Peranan Motivasi & Kemampuan Awal, Delia Press, Jakarta, 2004, hal.50

Sardiman Am


-

Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Raja Wali Press, Jakarta, 1992

Joko P S.As

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini, Pustaka Mandiri Surakarta, 2006

Drs.Kamisa,

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, Balai Pustaka, Jakarta, 2007

Drs. Pangestu Subagyo, M.BA.

-

Statistik Deskriptif, BPFE, Yogyakarta, 1990,

Dr. Suharsimi Arikunto,

-

Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan, Cet.lll, PT. Rineka Cipta, 2006

Djoko Witarko

-

Seri Panduan Rumah Belajar 1,Coca Cola Foundation Indonesia,Jakarta,2006

_____________,


Seri Panduan Rumah Belajar 2, Coca Cola Foundation Indonesia Jakarta,2006

putrabungsu-yahoo.blogspot.com

-

minat-siswa-belajar-pendidikan-agama_24.html - Tembolok - Mirip (Di kutip tanggal 26 Juli 2009)

http://www.luwzee.blog.friendster.com

-

tinjauan-tentang-minat-belajar-anak/

Darmiyati Zuchdi

-

Pedoman Penyelenggaraan Tingkat SD,Bumi Aksara,Jakarta,2009

Abdul Rahman Shaleh

-

Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam,Prenada -Media,Jakarta,2004

Prof.R.H.A Soenarjo,S.H,dkk

-

, Al Qur’an dan Terjemehannya Proyek Pengadaan Kitab Suci Al Qur’an, Depag RI, Pelita II/ Th 1974/ 1975

Imam Zakaria Kahya Bin syaraf

-

Riadus Salikhin,Al Hidayah,Surabaya

Drs.H. Mgs.Nazarudin,MM

-

Manajeman Pembelajaran,Sukses Offset,Yogjakarta,2007

Tampu Bolon

-

Mengembangkan Minat Dan Kebiasaan Membaca Pada Anak, Angkasa , Bandung, 1993

WS Wingkel

-

Psikologi Pengajaran, Grasindo, Jakarta, 1991

Drs.H. Nashar,M.Ag

-

Peranan Motivasi & Kemampuan Awal, Delia Press, Jakarta, 2004, hal.50

Sardiman Am


-

Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Raja Wali Press, Jakarta, 1992

Joko P S.As

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini, Pustaka Mandiri Surakarta, 2006

Drs.Kamisa,

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, Balai Pustaka, Jakarta, 2007

Drs. Pangestu Subagyo, M.BA.

-

Statistik Deskriptif, BPFE, Yogyakarta, 1990,

Dr. Suharsimi Arikunto,

-

Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan, Cet.lll, PT. Rineka Cipta, 2006

Djoko Witarko

-

Seri Panduan Rumah Belajar 1,Coca Cola Foundation Indonesia,Jakarta,2006

_____________,


Seri Panduan Rumah Belajar 2, Coca Cola Foundation Indonesia Jakarta,2006

putrabungsu-yahoo.blogspot.com

-

minat-siswa-belajar-pendidikan-agama_24.html - Tembolok - Mirip (Di kutip tanggal 26 Juli 2009)

http://www.luwzee.blog.friendster.com

-

tinjauan-tentang-minat-belajar-anak/

Darmiyati Zuchdi

-

Pedoman Penyelenggaraan Tingkat SD,Bumi Aksara,Jakarta,2009

Abdul Rahman Shaleh

-

Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam,Prenada -Media,Jakarta,2004

Prof.R.H.A Soenarjo,S.H,dkk

-

, Al Qur’an dan Terjemehannya Proyek Pengadaan Kitab Suci Al Qur’an, Depag RI, Pelita II/ Th 1974/ 1975

Imam Zakaria Kahya Bin syaraf

-

Riadus Salikhin,Al Hidayah,Surabaya

Drs.H. Mgs.Nazarudin,MM

-

Manajeman Pembelajaran,Sukses Offset,Yogjakarta,2007

Tampu Bolon

-

Mengembangkan Minat Dan Kebiasaan Membaca Pada Anak, Angkasa , Bandung, 1993

WS Wingkel

-

Psikologi Pengajaran, Grasindo, Jakarta, 1991

Drs.H. Nashar,M.Ag

-

Peranan Motivasi & Kemampuan Awal, Delia Press, Jakarta, 2004, hal.50

Sardiman Am


-

Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Raja Wali Press, Jakarta, 1992

Joko P S.As

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini, Pustaka Mandiri Surakarta, 2006

Drs.Kamisa,

-

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, Balai Pustaka, Jakarta, 2007

Drs. Pangestu Subagyo, M.BA.

-

Statistik Deskriptif, BPFE, Yogyakarta, 1990,

Dr. Suharsimi Arikunto,

-

Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan, Cet.lll, PT. Rineka Cipta, 2006

Djoko Witarko

-

Seri Panduan Rumah Belajar 1,Coca Cola Foundation Indonesia,Jakarta,2006

_____________,


Seri Panduan Rumah Belajar 2, Coca Cola Foundation Indonesia Jakarta,2006

putrabungsu-yahoo.blogspot.com

-

minat-siswa-belajar-pendidikan-agama_24.html - Tembolok - Mirip (Di kutip tanggal 26 Juli 2009)

http://www.luwzee.blog.friendster.com

-

tinjauan-tentang-minat-belajar-anak/

Darmiyati Zuchdi

-

Pedoman Penyelenggaraan Tingkat SD,Bumi Aksara,Jakarta,2009

Abdul Rahman Shaleh

-

Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam,Prenada -Media,Jakarta,2004

Prof.R.H.A Soenarjo,S.H,dkk

-

, Al Qur’an dan Terjemehannya Proyek Pengadaan Kitab Suci Al Qur’an, Depag RI, Pelita II/ Th 1974/ 1975

Imam Zakaria Kahya Bin syaraf

-

Riadus Salikhin,Al Hidayah,Surabaya

Drs.H. Mgs.Nazarudin,MM

-

Manajeman Pembelajaran,Sukses Offset,Yogjakarta,2007

PENGARUH PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERHADAP PROFESIONALITAS GURU BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTs. MA’ARIF KEPIL KABUPATEN WONOSOBO

Jumat, 31 Juli 2009

I.JUDUL: PENGARUH PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERHADAP PROFESIONALITAS GURU BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTs. MA’ARIF KEPIL KABUPATEN WONOSOBO

II.LATAR BELAKANG MASALAH


Guru merupakan pemegang peranan yang amat sentral disektor pendidikan. Tanpa peran aktif guru, kebijakan pembaruan pendidikan secanggih apapun tetap akan sia-sia. Sebagus apapun dan semodern apapun sebuah kurikulum dan perencanaan strategis pendidikan dirancang, jika tanpa ada guru yang berkualitas tidak akan membuahkan hasil optimal artinya pendidikan yang baik dan unggul tetap akan tergantung pada kondisi mutu guru.
Ironisnya, Indonesia termasuk salah satu negara yang jumlah guru berpendidikan primer setara S 1 yang kurang dari 50 persen. Ini berarti dari jumlah 2,7 juta guru, sebanyak 1,35 juta orang guru belum mencapai kualifikasi S1. Laporan Departemen Pendidikan Nasional tahun 2006 menunjukkan bahwa guru yang memenuhi kualifikasi S1 baru mencapai target 35,6 % saja. Jadi, sebanyak 64,4 % guru belum memenuhi kualifikasi S1. Pada tahun 2007, Departemen Pendidikan Nasional beru berhasil meningkatkan kualifikasi guru hingga S1 sebanyak 81.800 guru dan melakukan sertifikasi sebanyak 147.217 orang.1
Fakta di lapangan tersebut merefleksikan pentingnya peningkatan mutu guru yang harus segera dilaksanakan, mengingat untuk menjadi bangsa yang besar dan berdaya saing tinggi diperlikan SDM yang berkualitas handal, dan professional. Agar dapat mencetak sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, sector pendidikan harus digarap dengan sungguh-sungguh.
Pendidikan islam pada hakekatnya adalah pendidikan yang berdasarkan atas Al-qur’an dan Sunnah Rasul, bertujuan untuk membantu perkembangan manusia menjadi lebih baik. Pada dasarnya manusia lahir dalam keadaan fitrah. Pendidikan adalah upaya seseorang untuk mengembangkan potensi tauhid agar dapat mewarnai kualitas kehidupan pribadi seseorang.
Tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, dan terampil, pertebal semangat kebangsaan, dan rasa kesetiakawanan sosial.
Posisi pendidikan agama sebagai proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta kualitas hidup manusia berlangsung secara integralistik mendasari bidang-bidang studi lainnya. Untuk merealisasikan tujuan tersebut maka program prioritas pendidikan agama melalui peningkatan kualitas dan kompetensi guru agama dengan kemampuan professional keguruan denagn mempergunakan metode serta kemampuan memilih substansi pendidikan agama.
Namun perangkat input instrumental yang kurang sesuai dengan tujuan pendidikan islam menjadi sumber kerawanan karena :
1.Guru kurang kompeten untuk menjadi tenaga professional pendidikan atau jabatan guru yang disandangnya hanya merupakan pekerjaan alternative terakhir, tanpa menekuni tugas sebenarnya selaku guru yang berkualitas baik.
2.Pendekatan metodelogis guru masih terpaku kepada orientasi tradisionalistis sehingga tidak mampu menarik minat murid kepada pelajaran agama.
3.Kurangnya rasa solidaritas antara guru agama dengan guru bidang studi umum, sehingga timbul sikap memencilkan guru agama yang mengakibatkan pelaksanaan pendidikan agama tersendat-sendat dan kurang terpadu.
4.hubungan guru agama dengan murid hanya bersifat formal, tanpa berkelanjutan dalam situasi informal di luar kelas. Wibawa guru juga hanya terbatas di dalam dinding kelas, tanpa terpengaruh di luar kelas.
Menyikapi hal ini pemerintah tidak tinggal diam, upaya-upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru bidang studi Pendidikan Agama Islam terus dilakukan, salah satunya melalui Penelitian Tindakan Kelas. Permasalahan seputar pembelajaran yang dihadapi guru bidang studi Pendidikan Agama Islam sangat bervariasi dilihat dari keadaan siswa, fasilitas belajar, iklim dan lingkungan sekolah. Dari keempat faktor di atas permasalahan yang dihadapi guru akan berbeda, sehingga Penelitian Tindakan Kelas merupakan cara yang strategis untuk membantu guru mengatasi permasalahan sehari-hari. Maka dari itu penulis tertarik mengangkat judul “ PENGARUH PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERHADAP PROFESIONALITAS GURU BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTs. MA’ARIF KEPIL KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2008/2009”.

III.PENEGASAN ISTILAH
Sebelum penulis membahas lebih lanjut tentang judul skripsi ini, maka untuk menghindari perbedaan persepsi dalam memahami judul tersebut, peril kiranya penulis kemukakan penegasan istilah, yaitu sebagai berikut :
1.Pengaruh : daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.2
2.Pengaruh Tindakan Kelas: Langkah-langkah (intervensi) yang dilakukan secara terencana dan sisitematis untuk melakukan perbaikan atau peningkatan pembelajaran.3
3.Profesinalitas Guru : Seperangkat fungsi dan tugas lapangan pendidikan berdasarkan fungsi dan tugas dalam lapangan pendidikan, berdasarkan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan khusus di bidang pekerjaan yang mampu menekuni bidang profesinya selama hidupnya.4
4.Bidang Studi Pendidikan Agama Islam: Kumpulan dari beberapa mata pelajaran agama islam5. Yaitu Alqur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab.
5.MTs. Ma’arif Kabupaten Wonosobo merupakan Pendidikan Ma’arif NU Desa Kepil, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jalan Prworejo Km. 26 Kode Pos 56374 dan sebagai tempat penelitian pembuatan skripsi ini.

IV.RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan pokok permasalahan yang akan penulis angkat dalam penelitian lapangan di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo, Tahun pelajaran 2008/2009 adalah :
1.Bagaimanakah pelaksanaan penelitian tindakan kelas oleh guru-guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di MTs Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo?
2.Bagaimanakah tingkat profesionalitas guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di MTs. Ma’arif kepil, Kabupaten Wonosobo?
3.Sejauh manakah pengaruh penelitian tindakan kelas dengan profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo?

V.TUJUAN PENELITIAN
Denagan menyimak pokok permasalahan yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah :
1.Untuk mengetahui pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas oleh guru-guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo.
2.Untuk mengetahui tingkat profesionalitas guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo.
3.Untuk mengetahui pengaruh penelitian tindakan kelas dengan profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo.

VI.HIPOTESIS
Hipotesis adalah mendalami permasalahan dengan seksama serta menetapkan anggaran dasar membuat teori sementara yang kebenarannya masih peril diuji (di bawah kebenaran).6
Adapun yang menjadi hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut “ Ada pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil Kabupaten Wonosobo, tahun pelajaran 2008/2009.

VII.LANDASAN TEORI
A.Penelitian Tindakan Kelas
1.Pengertian Penelitian Tindakan Kelas 
Penelitian tindakan kelas adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan secara terencana dan sistematis untuk melakukan perbaikan atau peningkatan pembelajaran yang terjadi di dalam suatu kelas.7
2.Konsep Pokok Penelitian Tindakan Kelas 
Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen pokok yang juga menunjukkan langkah-langkah, yaitu:
a.Menyusun rancangan tindakan kelas dan dikenal dengan perencanaan, yang menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, dan bagaimana tindakan tersebut dilakukan.
b.Pelaksanaan tindakan yaitu implementasi atau penerapan di dalam kancah, yaitu mengenakan tindakan di kelas.
c.Pengamatan yaitu pelaksanaan pengamatan oleh pengamat. Pengamatan dilakukan pada waktu tindakan sedang dilakukan.
d.Refleksi atau pantulan, yaitu kegiatan untuk mengemukakan apa yang sudah terjadi.8
B.Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam.
1.Pengertian Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam.
Profesinalitas guru bidang studi pendidikan agama islam adalah suatu pandangan bahwa suatu keahlian tertentu diperlukan dalam pekerjaan tertentu yang mana keahlian itu hanya diperoleh melalui pendidikankhusus atau latihan khusus di bidang agama islam.9
2.Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam tugas profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam:
a.Profesi harus dapat memenuhi kebutuhan social berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah yang dapat diterima oleh masyarakat.
b.Harus diperoleh melalui latihan cultural dan professional yang cukup memahami.
c.Menguasai perangkat ilmu pengetahuan yang sistematis dan kekhususan.
d.Harus dapat membuktikan skill yang diperlukan masyarakat dimana kebanyakan orang tidak memiliki skill tersebut.
e.Memenuhi syarat-syarat penilaian terhadap penampilan dalam pelaksanaan tugas dilihat dari segi waktu dan cara kerja.
f.Harus dapat mengembangkan teknik-teknik ilmiah dari hasil pengalaman yang teruji.
g.Harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa anggota profesionalnya menjunjung tinggi dan menerima kode etik profesionalnya.

VIII.METODE PENELITIAN
 Guna memperoleh data dan informasi secara lengkap, akurat, dan konkret, maka penulis menggunakan metode-metode penelitian sebagai berikut :
A.Metode pengumpulan data
Ada pengumpulan data yaitu :
1.Angket atau kuosioner
 Kuosioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui.10 Angket diberikan kepada guru yang diambil sample untuk memperoleh data tentang pengaruh penelitian tindakan kelas terhadap profesionalitas guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di MTs. Ma’arif kepil,Kabupaten Wonosonbo.
2.Wawancara atau Interview
 Interview adalah sebuah dialog yang dilakukan oleh pewawanvara untuk memperoleh informasi dari terwawancara.11 Wawancara yang dilaksanakan guna memperoleh informasi atau data yang bersumber dari Kepala MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo mengenai ruang lingkup.
3.Pengamatan atau Observasi
 Observasi merupakan aktiva yang sempit, yakni memperhatikan sesuatu dengan menggunakan mata.12 Pengamatan dilakukan pada saat kegiatan belajar-mengajar sedang berlangsung. Juga mencakup seluruh kegiatan di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo.
4.Dokumentasi

 Dokumentasi artinya barang-barang tertulis.13 Dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, notulen rapat, catatan harian.


B.Metode Menentukan Objek
1.Populasi
Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian.14 Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo. Adapun jumlah populasinya adalah 7 orang.
2.Sampel
Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti.15 Sampel diambil dari semua populasi yang berjumlah 7 orang guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo.
C.Variabel Penelitian
Sutrisno Hadi mendefinisikan variable sebagai gejala yang bevariasi16. Variabel penelitian berfungsi sebagai pembeda antar variable yang satu dengan variable yang lainnya. Variabel dalam penelitian ini adalah :
1.Variabel Bebas (X)
 Variable bebas yaitu pelaksanan penelitian tindakan kelas dengan indikator sebagai berikut :
a.Perencanaan
b.Tindakan
c.Pengamatan
d.Refleksi
2.Variabel Terikat
 Variabel terikat yaiti profesionalits Guru Bidang Studi Pendidikan agama Islam, dengan indicator sebagai berikut :
a.Penguasaan materi pelajaran
b.Kemampuan variasi metode pembelajaran
c.Pelaksanaan evaluasi yang efektif
D.METODE ANALISIS DATA
Dengan menganalisis data yang sudah terkumpul, penulis menggunakan analisis secara bertahap agar lebih memudahkan dalam menginterpretasikan untuk mencapai makna yang lebih tepat. Adapun tahap analisi yang dimaksud adalah :
1.Uji Validitas dan uji reliabilitas
a.Uji validitas
 Validitas dilakukan guna mencapai kesahihan data yang dibatasi sehingga tingkat kemampuan suatu instrument untuk mengungkap sesuatu yang menjadi sasaran pokok pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment, yaitu :

rxy =

n( ∑xy – ( ∑x ) ( ∑y)

√{(n∑x² - ( ∑x )2 } {n∑y2 - ( ∑y ) 2}
rxy = Koefisien Korelasi
y = Variable Dependent
x = Variable Independent
n = Jumlah sample
b. Uji Reabilitas
Dalam menghitung reliabilitas dengan teknik ini peneliti harus memulai langkah membuat table analisis butir soal, oleh karena itu teknik Spreman B dalam mencari reliabilitas menggunakan rumus17.
Rtot = 2 ( r.tt )
  1 + r. tt

Rtot = Angka reliabilitas keseluruhan item
Rtt = angka korelasi belahan pertama dan belahan kedua
2.Analisis Data
Penulis menggunakan peneliti deskriptif dengan menggunakan analisis korelasi product moment :

rxy =

n( ∑xy – ( ∑x ) ( ∑y)

√{(n∑x² - ( ∑x )2 } {n∑y2 - ( ∑y ) 2}
rxy = Koefisien korelasi
y = Variabel dependent
x = Variable Independent
n = Jumlah sample

IX. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI


Sistematika penulisan skripsi ini merupakan gambaran umum dari urutan pembahasan skripsi. Untuk lebih memudahkan pembaca dalam memahami isi pembahasan skripsi ini, maka penulis membuat urutan sistematika sebagai berikut :
Bagian pertama terdiri dari halaman judul, halaman nota pembimbing, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, halaman kata pengantar, halaman daftar tabel, dan halaman daftar lampiran.

Bagian Kedua terdiri dari :


BAB I
:

Berisi pendahuluan, meliputi latar belakang masalah, penegasan istilah, rumusan permasalahan, tujuan penelitian, hipotesis, metode penelitian, dan sistematika penulisan skripsi. 


BAB II
:
Penelitian tindakan kelas, yaitu pengertian penelitian tindakan kelas, sasaran objek penelitian tindakan kelas, laporan penelitian tindakan kelas. Profesionalisme guru bidang studi pendidikan agama islam, yaitu pengertian profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam, syarat-syarat guru bidang studi pendidikan agama islam yang professional, kegiatan profesionalitas guru pendidikan agama islam, peranan dan fungsi profesionalitas guru pendidikan agama islam dalam pendidikan, pengaruh penelitian tindakan kelas terhadap profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam.
BAB III
:
Laporan tentang pengaruh penelitian tindakan kelas terhadap profesionalisme guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo, tahun pelajran 2008/2009, meliputi gambaran umum lokasi penelitian yaitu tinjauan strategis, struktur organisasi, keadaan guru, keadaan siswa, sarana prasarana.
Gambaran khusus terdiri dari : penelitian tindakan kelas, meliputi : perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam meliputi: penguasaan materi pelajaran, metode pembelajaran dan evaluasi.
BAB IV
:
Analisis pengaruh penelitian tindakan kelas terhadap profesionalitas guru bidang studi pendidikan agama islam di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo meliputi : analisis uji validitas dan uji reliabilitas dan analisis data.
Bagian Ketiga terdiri dari daftar pustaka, daftar lampiran dan daftar riwayat hidup.

Demikian sistematika penulisan skripsi ini yang penulis sajikan dengan harapan terhindar dari terjadinya kesalahan dalam penyusunan sub-sub yang tertera dalam penulisan skripsi ini.


DAFTAR PUSTAKA



Departemen Agama RI
-Strategi Pembelajaran Kurikulum 1994 Mata Pelajaran Agama Islam, DEPAG RI, Jakarta, 2000.
Kamisa, Drs
-Kamus Lengkap bahasa Indonesia, Kartika, Surabaya
Lantip Institute Yogyakarta
-Penelitian Tindakan Kelas, Lantip Institute, Yogyakarta, 2008.
Lesley kydd, dkk
-Pengembangan Profesinal Untuk Manajemen Pendidikan, Grasindo, Jakarta, 2004
Lexy j. Moleong. Prof. H.M.A
-Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rodakarya, Bandung,2008
Muzayyin Arifin, Prof. H.M.Ed
-Kapita Selekta Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta, 2003
M. Surya.H
-Kapita Selekta Kependidikan SD, Universitas Terbuka, Jakarta, 2006
Purwanto. M.Pd.
-Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2007,
Suharsimi Arikunto Prof. Dr.
 -Prosedur Penelitian, Rineka Cipta, Jakarta, 2006
Suwarsih Madya, Prof.Ph.D
-Penelitian Tindakan, Alfabeta, Bandung, 2006







   


RANCANGAN DAFTAR ISI SKRIPSI
Halaman Judul
Halaman Nota Pembimbing
Halaman Pengesahan
Halaman Motto
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Isi Tabel
Daftar Isi Lampiran
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
B.Penegasan Istilah
C.Rumusan Permasalahan
D.Tujuan Penelitian
E.Hipotesis
F.Metode Penelitian

G.Sistematika Penulisan Skripsi


BAB II PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PROFESIONALITAS GURU BIDANG STUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


A.Penelitian Tindakan Kelas
1.Pengertian Penelitian tindakan Kelas
2.Sasaran Objek Penelitian Tindakan Kelas
3.Laporan Penelitian Tindakan Kelas
B.Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam
1.Pengertian Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam
2.Syarat-syarat Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam yang Profesional
3.Kegiatan Peningkatan Prifesionalitas guru Bidang studi Pendidikan Agama Islam 
4.Peranan dan Fungsi Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam

C.Penagruh Pelaksanaan Penelitian Tindakan kelas Terhadap Profesionalitas guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam.


BAB III HASIL PENELITIAN DI MTs. MA’ARIF KEPIL KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2008/2009


A.Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1.Tinjauan Strategis
2.Struktur Organisasi
3.Keadaan Guru dan Siswa
4.Sarana dan Prasarana
B.Gambaran Khusus
1.Penelitian Tindakan Kelas di MTs. Ma’arif Kepil, Kabupaten Wonosobo

2.Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam


BAB IV ANALISIS PENGARUH PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERHADAP PROFESIONALITAS GURU BIDANG STUDI PENDDIDIKAN AGAMA ISLAM


A.Analisis Pendahuluan
B.Analisis uji Hipotesis
C.Analisis Lanjutan
BAB V PENUTUP
A.Kesimpulan
B.Saran-saran
C.Kata Pengantar
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN



RANCANGAN INSTRUMEN PENELITIAN 

Nama : ……………………………..
Jabatan : ……………………………..
Jenis Kelamin : ……………………………..
Petunjuk
a.Tulislah lebih dahulu nama, jabatan, dan jenis kelamin
b.Bacalah pertanyaan-pertanyaan ini dengan teliti
c.Berilah tanda silang (X) pada jawaban A,B,C, dan D untuk jawaban yang paling benar dan jawaban akan dijamin kerahasiaannya.

Variabel: Penelitian Tindakan Kelas
A.Perencanaan
1.Apakah Bapak, Ibu selalu membuat persiapan media pengajaran sebelum mengajar?
a.Selalu membuat persiapan media pengajaran sebelum mengajar 
b.Sering membuat persiapan media pengajaran sebelum mengajar
c.Kadang-kadang membuat persiapan media pengajaran sebelum mengajar
d.Tidak Pernah membuat persiapan media pengajaran sebelum mengajar
2.Apakah Bapak, Ibu selalu menyusun program kegiatan belajar mengajar?
a.Selalu menyusun program kegiatan belajar mengajar
b.Sering menyusun program kegiatan belajar mengajar
c.Kadang-kadang menyusun program kegiatan belajar mengajar
d.Tidak Pernah menyusun program kegiatan belajar mengajar
3.Sebelum mengajar apakah Bapak, Ibu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran?
a.Selalu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran
b.Sering membuat rencana pelaksanaan pembelajaran
c.Kadang-kadang membuat rencana pelaksanaan pembelajaran
d.Tidak Pernah membuat rencana pelaksanaan pembelajaran
B.Tindakan
4.Sebagai guru, apakah Anda disiplin datang tepat pada waktunya?
a.Selalu disiplin datang tepat pada waktunya 
b.Sering disiplin datang tepat pada waktunya
c.Kadang-kadang disiplin datang tepat pada waktunya
d.Tidak Pernah disiplin datang tepat pada waktunya
5.Apakah Anda selalu menyapa siswa dengan sopan?
a.Selalu menyapa siswa dengan sopan
b.Sering menyapa siswa dengan sopan
c.Kadang-kadang menyapa siswa dengan sopan
d.Tidak Pernah menyapa siswa dengan sopan
6.Setelah memberikan contoh, apakah anda memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai dengan contoh?
a.Selalu memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai dengan contoh
b.Sering memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai dengan contoh
c.Kadang-kadang memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai dengan contoh
d.Tidak Pernah memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai dengan contoh

C.Pengamatan
7.Apakah anda memahami kesehatan siswa yang dapat mengganggu perkembangan belajarnya?
a.Selalu memahami kesehatan siswa yang dapat mengganggu perkembangan belajarnya
b.Sering memahami kesehatan siswa yang dapat mengganggu perkembangan belajarnya
c.Kadang-kadang memahami kesehatan siswa yang dapat mengganggu perkembangan belajarnya
d.Tidak pernah memahami kesehatan siswa yang dapat mengganggu perkembangan belajarnya
8.Dalam proses belajar-mengajar, apakah Anda memberikan kecakapan kepada siswa untuk memecahkan soal-soal yang diberikan Anda kepada siswa?
a.Selalu memberikan kecakapan kepada siswa untuk memecahkan soal-soal yang diberikan kepada siswa
b.Sering memberikan kecakapan kepada siswa untuk memecahkan soal-soal yang diberikan kepada siswa
c.Kadang-kadang memberikan kecakapan kepada siswa untuk memecahkan soal-soal yang diberikan kepada siswa
d.Tidak Pernah memberikan kecakapan kepada siswa untuk memecahkan soal-soal yang diberikan kepada siswa
9.Apakah Anda memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam kegiatan kemasyarakatan?
a.Selalu memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam kegiatan kemasyarakatan
b.Sering memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam kegiatan kemasyarakatan
c.Kadang-kadang memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam kegiatan kemasyarakatan
d.Tidak Pernah memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam kegiatan kemasyarakatan

D.Refleksi
10.apakah Bapak, Ibu selalu memberikan post test kepada siswa sebelum menutup pelajaran?
a.Selalu memberikan post test kepada siswa sebelum menutup pelajaran
b.Sering memberikan post test kepada siswa sebelum menutup pelajaran
c.Kadang-kadang memberikan post test kepada siswa sebelum menutup pelajaran
d.Tidak Pernah memberikan post test kepada siswa sebelum menutup pelajaran
11.Apakah Anda memberikan tugas tambahan dalam pelajaran tertentu atau pengajaran perbaikan?
a.Selalu memberikan tugas tambahan dalam pelajaran tertentu atau pengajaran perbaikan
b.Sering memberikan tugas tambahan dalam pelajaran tertentu atau pengajaran perbaikan
c.Kadang-kadang memberikan tugas tambahan dalam pelajaran tertentu atau pengajaran perbaikan
d.Tidak Pernah memberikan tugas tambahan dalam pelajaran tertentu atau pengajaran perbaikan
12.Apakah Anda meminta teman sebaya yang lebih pandai untuk membantu dalam belajar?
a.Selalu meminta teman sebaya yang lebih pandai untuk membantu dalam belajar
b.Sering meminta teman sebaya yang lebih pandai untuk membantu dalam belajar
c.Kadang-kadang meminta teman sebaya yang lebih pandai untuk membantu dalam belajar
d.Tidak pernah meminta teman sebaya yang lebih pandai untuk membantu dalam belajar

Variabel : Profesionalitas Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam
A.Penguasaan Materi Pelajaran
13.Sebagai guru, Anda senantiasa belajar secara terus-menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuan?
a.Selalu senantiasa belajar secara terus-menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuan
b.Sering senantiasa belajar secara terus-menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuan
c.Kadang-kadang senantiasa belajar secara terus-menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuan
d.Tidak Pernah senantiasa belajar secara terus-menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuan
14.Apakah Bapak Ibu selalu mengamalkan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek?
a.Selalu mengamalkan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek
b.Sering mengamalkan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek
c.Kadang-kadang mengamalkan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek
d.Tidak Pernah mengamalkan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek
15.Sebagai pengelola pembelajaran, seorang guru apakah anda dapat menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan kualitas yang lebih baik?
a.Selalu dapat menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan kualitas yang lebih baik
b.Sering dapat menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan kualitas yang lebih baik
c.Kadang-kadang dapat menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan kualitas yang lebih baik
d.Tidak Pernah dapat menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan kualitas yang lebih baik

B.Kemampuan Variasi Metode Pembelajaran
16.Sebagai pembimbing, apakah Anda mampu memilih macam-macam metode yang bervariasi sesuai keperluan pembelajaran?
a.Selalu mampu memilih macam-macam metode yang bervariasi sesuai keperluan pembelajaran
b.Sering mampu memilih macam-macam metode yang bervariasi sesuai keperluan pembelajaran
c.Kadang-kadang mampu memilih macam-macam metode yang bervariasi sesuai keperluan pembelajaran
d.Tidak Pernah mampu memilih macam-macam metode yang bervariasi sesuai keperluan pembelajaran
17.Apakah Bapak, Ibu selalu mendiskusikan masalah-masalah secara baik sebelum kegiatan belajar berakhir?
a.Selalu mendiskusikan masalah-masalah secara baik sebelum kegiatan belajar berakhir
b.Sering mendiskusikan masalah-masalah secara baik sebelum kegiatan belajar berakhir
c.Kadang-kadang mendiskusikan masalah-masalah secara baik sebelum kegiatan belajar berakhir
d.Tidak Pernah mendiskusikan masalah-masalah secara baik sebelum kegiatan belajar berakhir

C.Pelaksanaan Evaluasi yang Efektif
18.Apakah Bapak, Ibu memberikan tugas-tugas yang menarik minat siswa, terutama apabila mereka bekerja secara bebas?
a.Selalu memberikan tugas-tugas yang menarik minat siswa, terutama apabila mereka bekerja secara bebas
b.Sering memberikan tugas-tugas yang menarik minat siswa, terutama apabila mereka bekerja secara bebas
c.Kadang-kadang memberikan tugas-tugas yang menarik minat siswa, terutama apabila mereka bekerja secara bebas
d.Tidak Pernah memberikan tugas-tugas yang menarik minat siswa, terutama apabila mereka bekerja secara bebas
19.Dalam evaluasi, anda menggunakan teknik-teknik yang memberikan kemudahan perpindahan secara berangsur dari aktifitas yang konkret ke yang lebih abstrak?
a.Selalu menggunakan teknik-teknik yang memberikan kemudahan perpindahan secara berangsur dari aktifitas yang konkret ke yang lebih abstrak
b.Sering menggunakan teknik-teknik yang memberikan kemudahan perpindahan secara berangsur dari aktifitas yang konkret ke yang lebih abstrak
c.Kadang-kadang menggunakan teknik-teknik yang memberikan kemudahan perpindahan secara berangsur dari aktifitas yang konkret ke yang lebih abstrak
d.Tidak pernah menggunakan teknik-teknik yang memberikan kemudahan perpindahan secara berangsur dari aktifitas yang konkret ke yang lebih abstrak
20.Apakah Bapak, Ibu Menggunakan campuran pertanyaan dari peringkat yang rendah ke tinggi?
a.Selalu Menggunakan campuran pertanyaan dari peringkat yang rendah ke tinggi
b.Sering Menggunakan campuran pertanyaan dari peringkat yang rendah ke tinggi
c.Kadang-kadang Menggunakan campuran pertanyaan dari peringkat yang rendah ke tinggi
d.Tidak pernah Menggunakan campuran pertanyaan dari peringkat yang rendah ke tinggi